Perkuat Ketahanan Pangan, Aleg Perindo Norman Luntungan Salurkan Bibit Jagung di Kotamobagu
Kamis 09 April 2026 16:16 WIBKOTAMOBAGU – Penguatan sektor pertanian menjadi salah satu kunci dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan di daerah. Dukungan terhadap petani tidak hanya berdampak pada produksi pangan, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap kesejahteraan masyarakat di tingkat lokal.
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan kunjungan kerja Komisi II DPRD bersama Anggota DPRD dari Partai Perindo, Normans Luntungan, di Kota Kotamobagu, Rabu (9/4/2026). Dalam kegiatan ini, disalurkan bantuan bibit jagung kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan konkret bagi sektor pertanian.
Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh petani untuk meningkatkan hasil produksi, sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat yang bertumpu pada sektor pertanian.
Norman Luntungan menegaskan bahwa penguatan sektor pertanian perlu dilakukan secara berkelanjutan agar mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Pertanian adalah sektor penting yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Melalui bantuan bibit ini, kami berharap produktivitas petani dapat meningkat dan berdampak pada kesejahteraan mereka,” ujarnya.
Dia juga menekankan bahwa dukungan terhadap petani tidak cukup hanya pada bantuan awal, tetapi perlu diikuti dengan pendampingan dan akses pasar yang lebih luas.
“Yang tidak kalah penting adalah bagaimana hasil panen petani bisa terserap dengan baik di pasar. Jadi selain produksi meningkat, pendapatan petani juga harus ikut naik agar benar-benar terasa manfaatnya bagi masyarakat,” imbuhnya.
Dia menilai peningkatan produktivitas petani akan berdampak langsung terhadap perputaran ekonomi di tingkat desa, terutama dalam memperkuat ekonomi kerakyatan yang berbasis pada sektor riil.
Selain itu, dia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengembangkan potensi pertanian agar dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar.
Melalui kolaborasi yang terarah, sektor pertanian tidak hanya menjadi penopang ketahanan pangan, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di daerah.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat dukungan terhadap petani, sekaligus mendorong pembangunan sektor pertanian yang lebih produktif, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.


