Daftar Anggota
  • Berita
  • Pertumbuhan Ekonomi Sulut Stabil 5,66 Persen, Partai Perindo Apresiasi Tahun Pertama Kepemimpinan YSK–Victor
Pertumbuhan Ekonomi Sulut Stabil 5,66 Persen, Partai Perindo Apresiasi Tahun Pertama Kepemimpinan YSK–Victor
Pertumbuhan Ekonomi Sulut Stabil 5,66 Persen, Partai Perindo Apresiasi Tahun Pertama Kepemimpinan YSK–Victor

Pertumbuhan Ekonomi Sulut Stabil 5,66 Persen, Partai Perindo Apresiasi Tahun Pertama Kepemimpinan YSK–Victor

Jumat 06 Maret 2026 13:05 WIB

MANADO - Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara (Sulut) yang stabil pada angka sekitar 5,66 persen pada tahun pertama kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus Komaling (YSK) dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay menjadi salah satu indikator keberhasilan pembangunan daerah. Stabilitas ekonomi tersebut didorong oleh kinerja sektor industri pengolahan, serta meningkatnya ekspor luar negeri yang semakin kompetitif.

Ketua DPW Partai Perindo Sulawesi Utara Meyvo Rumengan mengapresiasi capaian tersebut sekaligus mengucapkan selamat atas genap satu tahun kepemimpinan YSK–Victor.

"Pada tahun pertama pemerintahan YSK–Victor arah pembangunan daerah mulai terlihat melalui berbagai kebijakan strategis yang dijalankan pemerintah provinsi," ujarnya. 

Menurutnya stabilnya ekonomi daerah menjadi salah satu capaian penting. Pertumbuhan ekonomi Sulut tercatat sekitar 5,66 persen yang ditopang oleh sektor industri pengolahan serta peningkatan ekspor ke pasar internasional.

Selain sektor ekonomi, pemerintah provinsi juga dinilai aktif mendorong pengembangan sektor pariwisata. Berbagai upaya pembenahan dilakukan di sejumlah destinasi wisata, termasuk memperluas konektivitas internasional guna meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara.

Di bidang infrastruktur, pemerintah provinsi terus melakukan percepatan pembangunan. Di antaranya melalui perluasan akses listrik 24 jam di sejumlah pulau, penanganan banjir di Kota Manado, serta pembenahan kawasan Danau Tondano sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan daerah.

"Langkah-langkah tersebut penting untuk memperkuat posisi Sulawesi Utara sebagai salah satu pintu gerbang pariwisata di kawasan timur Indonesia," tuturnya. 

Meyvo menambahkan, pemerintah provinsi juga memberi perhatian pada pembangunan sumber daya manusia melalui berbagai program pendidikan, seperti pemberian beasiswa, revitalisasi sekolah, hingga rencana pembangunan fasilitas SMA Taruna Nusantara di Langowan.

Tak hanya itu, dia juga menyoroti keberhasilan pemerintah provinsi dalam menuntaskan proses panjang penetapan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Sulut yang sebelumnya bertahun-tahun tertunda. Dokumen RTRW tersebut dinilai penting sebagai dasar kepastian hukum bagi investasi serta arah pembangunan daerah ke depan.

Di sektor pertambangan rakyat, pemerintah provinsi juga dinilainya berhasil memperjuangkan aspirasi masyarakat dengan mengusulkan 63 blok Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) yang akhirnya disahkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral. Kebijakan ini diharapkan memberikan kepastian bagi para penambang rakyat di daerah.

Sementara di bidang olahraga, Meyvo yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Futsal Provinsi Sulut turut mengapresiasi perhatian Gubernur YSK terhadap perkembangan olahraga daerah, termasuk kebangkitan Persma 1960 sebagai klub sepak bola kebanggaan Sulut. 

"DPW Partai Perindo Sulawesi Utara mendukung penuh kebijakan pemerintah provinsi di bawah kepemimpinan YSK–Victor demi mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara," tegas Meyvo.