Daftar Anggota
  • Berita
  • Pesan Perindo di Hari Anak Nasional 2021: Moment Tepat Menggugah Rasa Peduli
placeholder-news

Pesan Perindo di Hari Anak Nasional 2021: Moment Tepat Menggugah Rasa Peduli

Jumat 23 Juli 2021 15:34 WIB

JAKARTA - Ketua Bidang Perempuan dan Anak DPP Partai Perindo Ratih Gunaevy memberikan pesan pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2021. Di moment Hari Anak, Ratih menyarankan orangtua dan pemerintah untuk lebih peduli kepada masa tumbuh kembang anak di tengah wabah COVID-19 yang juga belum berakhir. "Intinya, Hari Anak adalah moment yang tepat untuk menggugah rasa peduli, partisipasi dari seluruh bangsa Indonesia dalam menjamin hak anak atas tumbuh kembangnya anak-anak," kata Ratih di Jakarta, Jumat (23/7/2021). Sejatinya kata Ratih, masa tumbuh kembang anak membutuhkan aktivitas fisik atau motorik di usia 3 tahun pertama. Adapun anak-anak umur di atas 5 tahun pun harus berinteraksi untuk mengenal lebih jauh akan lingkungan mereka. "Namun di masa pandemi ini, semua kegiatan menjadi terbatas. Anak-anak pun tidak bisa melakukan aktivitas di luar rumah, seperti pergi ke sekolah, bermain dengan teman-temannya dan sebagainya," ujar Ratih. Dalam kondisi ini, orangtua harus berperan aktif meningkatkan daya tumbuh kembang anak sehingga anak tidak merasa jenuh di rumah. Dari mengajak anak untuk melakukan berbagai aktivitas yang kreatif seperti bermain, menggambar, dan men-dongeng cerita. Tujuannya agar hubungan antara orangtua dan anak semakin erat di masa pandemi ini ketika mereka harus diwajibkan melakukan belajar secara daring. "Sebagai orangtua, kita harus pandai dan cermat dalam memahami kondisi anak sehingga anak tidak merasa bosan. Orangtua harus bisa mensiasati dengan ide-ide atau aktivitas lain bagi anak-anaknya," ungkap Ratih. Selain itu, orangtua pun harus tetap memperhatikan asupan gizi karena anak masih di dalam masa tumbuh kembangnya. Berikan makanan dan vitamin yang cukup. Ajak anak untuk berjemur dan tidak lupa selalu mengingatkan anak untuk beribadah. Tidak lupa untuk mengedukasi anak akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan usai beraktivitas di luar rumah di masa pandemi ini. "Karena COVID-19 ini tidak menyerang orang dewasa saja, tetapi juga pada anak, ini harus diantisipasi. Bisa juga dengan memberikan vaksin kepada anak yang sedang digalakkan pemerintah," ungkap Ratih. Diketahui, semenjak lonjakan kasus terjadi di Jakarta, anak-anak juga mulai menerima vaksinasi COVID-19. Namun, vaksinasi hanya diperuntukkan bagi anak usia 12-17 tahun. Vaksin yang digunakan untuk kelompok anak adalah Sinovac. Bertepatan dengan perayaan Hari Anak Nasional 2021 pun terdapat sebanyak 122.436 anak dari bayi di bawah 1 tahun hingga anak usia 18 tahun yang terinfeksi COVID-19 di Jakarta selama pandemi corona seperti yang dilihat dari laman corona.jakarta.go.id.