Piala Final AFF 2022, Pengamat: Istimewa Jika Indonesia Raih Gelar Juara
Jumat 06 Januari 2023 18:59 WIBJAKARTA -- Pengamat sepak bola Makruf Elrumi berharap Timnas Indonesia tidak hanya mampu lolos ke partai final piala AFF 2022.
Timnas harus menjadi juara di turnamen bergengsi sepak bola Asia Tenggara tersebut.
"Kita berharap hasil yang terbaik buat Timnas Indonesia, bukan hanya lolos ke partai final, tetapi mendapatkan gelar juara," kata Makruf Elrumi saat berbicara di webinar Partai Perindo bertajuk
'Piala AFF; Ujian Timnas Mengejar Prestasi' pada Jumat (6/1/2023).
Baginya, Timnas tembus ke partai final piala AFF hal yang lumrah dan pernah dilakoni Timnas di generasi sebelumnya.
Mengingat, Timnas belum pernah menjuarai piala AFF dan hanya menjadi spesialis runner-up sepanjang keikutsertaan di turnamen piala AFF.
"Karena final bukan sesuatu yang istimewa buat Indonesia, yang istimewa ketika Indonesia memberikan gelar juara," ungkapnya.
Berbicara masa depan Timnas dan peluang menjadi kampiun piala AFF 2022, ia mengatakan pasukan Merah Putih perlu melakukan beberapa evaluasi dan perbaikan.
Pertama, soal finishing karena Timnas sangat lemah dari sisi mencetak gol. Meski pada awalnya di Piala AFF, skuad Shin Tae-yong mampu menundukkan Brunei Darussalam, 7-1.
Namun ketika menghadapi Filipina, Kamboja dan Thailand kerap membuang peluang emas.
"Kita membuang beberapa peluang, jadi ini yang harus diantisipasi," ungkapnya.
Kedua, persoalan bagaimana menghilangkan egoisme antar para pemain.
Pasalnya, beberapa waktu lalu sempat menjadi trending topic di Twitter ada momentum ketika pemain depan Timnas yang seharusnya memberikan passing ke rekannya, ternyata tidak memberikan umpan.
"Itu membuat momentum mencetak gol menjadi hilang," jelas Makruf.
Ketiga, lini belakang Timnas Indonesia harus berhati-hati ketika menghadapi Vietnam.
Meskipun, skuad Merah Putih bukan tim yang paling banyak kebobolan dari tiga pertandingan yang telah dilakoni sebelumnya di piala AFF 2022.
"Nah, kebobolan ini yang harus kita jaga karena ini terkait dengan regulasi gol kandang. Kalau sampai Vietnam (di leg pertama) mencetak gol, itu akan menjadi beban ekstra ketika nanti Timnas Indonesia menjalani leg kedua," ungkapnya.
iNews.id


