Pilih Caleg, Partai Perindo DIY Libatkan Pihak Independen saat Survei Internal
Selasa 07 Juni 2022 15:02 WIBYOGYAKARTA - Partai Perindo menggelar survei internal dengan melibatkan pihak independen untuk penempatan calon legislatif (caleg) dalam Pemilu 2024.
Ketua DPW Partai Perindo Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta Yuni Astuti menjelaskan saat ini sudah ada sebanyak 163 caleg yang akan maju dalam Pileg 2024 lewat partainya.
Penempatan caleg adakan ditata berdasarkan survei internal yang akan digelar. Dari hasil survei yang digelar oleh DPP ke daerah tersebut, caleg yang memiliki potensi untuk terpilih akan diberikan dukungan penuh dari DPP Partai Perindo.
"Caleg yang kami ajukan ke DPP akan disurvei secara internal. Sepak terjang caleg di masyarakat seperti apa nanti akan terlihat," katanya Senin (6/6/2022).
BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com
Parati Perindo DIY telah dinyatakan lolos verifikasi secara administratif, selanjutnya akan mengikuti tahapan verifikasi faktual oleh KPU pada Agustus mendatang. Sejalan dengan verifikasi faktual ini, Partai Perindo melakukan survei caleg.
Yuni mengatakan nama-nama caleg yang sudah masuk tersebut diajukan ke DPP untuk disurvei dari sisi rekam jejaknya di masyarakat. Meski survei dilakukan oleh DPP, namun melalui koordinasi dengan DPW serta DPD di DIY.
"Lewat survei ini caleg tidak bisa bohong, misalnya dia menyampaikan punya basis massa sekian, nanti bisa dilihat lewat hasil survei akan kelihatan benar tidaknya," katanya.
BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo
Melalui survei pula caleg yang tidak potensial di dapil yang diinginkan akan ditempatkan di dapil lain yang sesuai. Dia menjamin survei tersebut dilakukan secara objektif karena melibatkan tim independen.
"Kalau misalnya tidak potensial yang kami sampaikan misalnya dia ternyata lebih cocok di dapil A tentu akan kami tata untuk di dapil A, jika itu berdasarkan hasil survei. Tidak ada rekayasa kalau hasil survei jadi sangat objektif dan kami harus menggunakan itu sebagai referensi," katanya.
Harianjogja


