Pilkada Lobar, Nurhidayah dan Sumiatun Bersaing Lamar Partai Perindo
Rabu 07 Agustus 2024 07:15 WIBGIRI MENANG – Injury time masa pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat (Lobar) semakin dekat.
Ada satu partai politik yang sampai sejauh ini masih belum menentukan arah dukungannya yakni Partai Perindo.
Dari serapan koran ini, Partai Perindo tengah diincar oleh dua bakal calon yakni Hj. Nurhidayah dan Hj. Sumiatun.
Sekretaris DPD Partai Perindo Lobar H. Faedullah menegaskan penentuan dukungan sedang berproses setelah sebelumnya Partai Perindo membuka pendaftaran terdapat empat nama yang mendaftar yakni Hj. Nurhidayah, Hj. Sumiatun, Lalu Ahmad Zaini dan Nauvar F. Farinduan.
"Kita sudah berproses, ada empat nama yang mendaftar,” katanya saat ditemui Selasa (5/8/2024).
Setelah proses pendaftaran, kata Faedullah, DPD dan DPW telah mengusulkan hanya ada satu nama yang diajukan ke DPP Partai Perindo untuk kemudian diputuskan.
”Sudah melalui proses dari awal, yang mendaftar empat bakal calon. Cuma yang dibawa oleh DPD Partai Perindo Lobar hanya satu. Selanjutnya itu akan menjadi keputusan DPP,” jelasnya.
Namun demikian, lanjut politisi asal Gunung Sari itu, dari empat bacalon yang mendaftar ada dua orang yang intens melakukan komunikasi yang diakuinya. Keduanya merupakan bakal calon perempuan.
”Dua yang intens komunikasi dengan DPD Partai Perindo Lobar, dua-duanya calon perempuan, tapi satu yang dibawa ke DPP,” sambungnya.
Dimintai nama yang dibawa ke DPP itu, Faedullah menolak membocorkannya.
Serapan koran ini nama yang dimaksud adalah Hj. Nurhidayah.
Satunya lagi yang masih intens mendekati Partai Perindo adalah Sumiatun.
Lantas apakah ada kemungkinan DPP memutuskan nama lain selain nama yang dibawa ke DPP itu?
Faedullah dengan cepat menjawab tidak mengetahuinya.
"Kita tidak tahu, kami hanya mendaftarkan. Seminggu lagi mungkin semua sudah kelar (keluar keputusan DPP Partai Perindo),” imbuh anggota DPRD Lobar itu.
Ketika dikonfirmasi mengenai keharusan bakal calon untuk mendaftar berpasangan, Faedullah menyatakan bahwa di Partai Perindo tidak ada keharusan semacam itu.
Namun, lanjutnya, pada saat DPP Partai Perindo mengeluarkan SK B1-KWK nantinya, maka itu dipastikan berpasangan.
”Biar sekali jalan. Yang jelas saat ini DPP tinggal mengeluarkan (SK B1-KWk) saja, karena kita sudah mengawal sejak proses penjaringan,” tegasnya.
Koran ini juga mengkonfirmasi apakah satu nama yang dibawa ke DPP itu adalah Hj. Nurhidayah, Faedullah hanya tersenyum. Dia hanya menjawab bahwa itu ranah DPP untuk menyampaikannya.
”Nanti di DPP yang mengumumkan,” ungkapnya.
Begitu juga terkait dengan isu adanya barter partai politik dengan bakal calon Kepala Derah di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Faedullah pun mengaku mendengar selentingan itu.
”Selentingan ini saya dengar juga,” katanya.
Namun, dia menegaskan dirinya selaku pengurus DPD Partai Perindo Lobar tidak masuk ke ranah itu.
“Yang jelas kami di Lobar hanya memproses empat bakal calon yang mendaftar. Kami lakukan proses dari awal sehingga menentukan pilihan siapa yang dibawa, selanjutnya nanti DPP yang memutuskan, karena ada juga ada calon lain masuk ke DPP tanpa melalui DPD Partai Perindo Lobar,” ungkapnya.
Artinya, dengan masuknya satu nama lagi, walaupun tanpa melalui DPD Partai Perindo Lobar, ada dua bakal calon yang menunggu diberikan SK B1-KWK.
“Informasinya hanya ada dua yang di DPP, masalah nanti ke mana arah Partai Perindo apakah ke Jalan Baru (Hj. Nurhidayah atau ke MANIS (Hj. Sumiatun), nanti saja tunggu keputusan dari DPP,” tutupnya.
Radarlombok.co.id


