Daftar Anggota
  • Berita
  • Podcast Aksi Nyata: Pemulung Bukanlah Pekerjaan Hina, Sampah Juga Bisa Jadi Berkah
Podcast Aksi Nyata: Pemulung Bukanlah Pekerjaan Hina, Sampah Juga Bisa Jadi Berkah
Entin salah seorang pemulung saat berbincang di Podcast AKSi Nyata #DariKamuUntukIndonesia yang didukung oleh Partai Perindo, Senin, (27/2/2023)

Podcast Aksi Nyata: Pemulung Bukanlah Pekerjaan Hina, Sampah Juga Bisa Jadi Berkah

Rabu 01 Maret 2023 16:17 WIB

JAKARTA - Memulung bukanlah pekerjaan hina. Setidaklah itu yang disampaikan masyarakat di di Kampung Sawah, Kampung Sawah, Bintara Jaya, Bekasi Barat, yang menganggap sampah merupakan berkah.

BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com

Melalui sampah, mereka bisa terus hidup meskipun di tengah keterbatasan. Sampah itu dijual ke pengepul, uang hasilnya tersebut mereka gunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

"Botol, bekas nasi, terus besi apa aja yang penting jadi uang gitu. Apa aja dipulung," ujar salah satu warga yang bekerja sebagai pemulung Entin saat berbincang di Podcast AKSi Nyata #DariKamuUntukIndonesia yang didukung oleh Partai Perindo, Senin, (27/2/2023) di Yayasan Balerenik.

BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan PartaiPerindo,kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo

Dalam acara yang dipandu oleh Laras Tahira ini, Entin mengatakan besi merupakan batang yang paling mahal dari sampah lainnya.

"Kalo botol per kilogram paling mahal Rp 3000 , kalo besi kan paling Rp 4 sampai ribu (per kilogram)," ucapnya.

Tak pasti, jumlah sampah yang dipungut olehnya. Namun, yang paling berat dia bawa untuk dijual pernah mencapai 25 kilogram.

Manurutnya, uang yang dihasilkan dari sampah tersebut cukup untuk makan sehari-hari. 

"Cukup rupiah demi rupiah Alhamdulillah kita kumpulkan dapet aja cukup buat makan," tutur Entin.

Okezone