Politikus Partai Perindo: Ingat! Penyaluran BLT untuk Meringankan Beban Rakyat, Jangan Disalahgunakan
Kamis 15 September 2022 14:50 WIBPALANGKA RAYA -- Seiring dengan naiknya harga BBM, pemerintah pusat telah mengeluarkan kebijakan untuk menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp600 ribu, bagi masyarakat yang berpenghasilan di bawah Rp 3,5 juta.
Saat ini di Kota Palangka Raya, BLT telah mulai salurkan bagi masyarakat, dengan mekanisme dua tahap. Setiap tahap masing-masing disalurkan Rp300 ribu.
BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai
Perindo,kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo
Untuk itu, Wakil Ketua I Komisi C DPRD Kota Palangka Raya dari Partai Perindo Ruselita meminta Pemerintah Kota (Pemkot) untuk dapat mengawasi secara ketat penyaluran tersebut.
“Penyaluran BLT harus dipantau. Apakah sudah tepat sasaran atau tidak kepada masyarakat yang benar-benar berpenghasilan di bawah Rp3,5 juta,” katanya, Rabu (14/9/2022).
Dijelaskannya, penyaluran BLT tersebut dengan sasaran warga yang tidak mampu, sebagaimana ketentuan yang sudah diatur.
Bahkan, BLT tersebut merupakan upaya bentuk pengalihan subsidi BBM dari pemerintah.
BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com
Pasalnya, dengan adanya bantuan tersebut diharap dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak langsung kenaikan BBM.
“Maka dari itu penting dilakukan pengawasan penyaluran BLT tersebut. Apabila nantinya ada kekurangan, maka harus dicari di mana kekurangannya, permasalahanya apa? Itu yang harus dicari solusinya,” ucapnya.
Untuk itu, politikus Partai Perindo ini berharap agar BLT tersebut dapat digunakan dengan sebaik-baiknya, jangan sampai BLT digunakan untuk hal yang merugikan diri sendiri.
“Ingat, bantuan ini untuk meringankan beban akibat naiknya BBM. Jangan disalahgunakan untuk yang lain,” pungkasnya.
Kaltengtoday


