Politisi Partai Perindo Akui Aspirasi Masyarakat Bengkulu Masih Mendominasi soal Kerusakan Infrastruktur
Selasa 14 Maret 2023 10:40 WIBBENGKULU -- Hasil reses dalam menjaring aspirasi masyarakat dilakukan 45 anggota DPRD Provinsi Bengkulu didominasi masalah infrastruktur.
Di mana masyarakat menyampaikan keluhannya kepada para wakil rakyat terkait kerusakan infrastruktur khususnya jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu.
Terlebih apa yang diaspirasikan masyarakat itu sudah disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu pada Senin, (13/3/2023).
Anggota DPRD Provinsi Bengkulu dari Dapil Kabupaten Bengkulu Utara dan Bengkulu Tengah, Yurman Hamedi mengaku mendominasinya aspirasi permasalahan infrastruktur itu dinilai wajar.
Pasalnya, selain disampaikan masyarakat setiap kali pelaksanaan reses, juga selama dua tahun terakhir tidak ada pembangunan infrastruktur, lantaran dilanda pandemi Covid-19.
Belum lagi pada saat itu terus terjadi bencana alam baik itu, banjir, tanah longsor dan abrasi.
“Kalau arah Kabupaten Bengkulu Utara dan Bengkulu Tengah memang didominasi kerusakan jalan, baik provinsi maupun nasional terjadi abrasi, termasuk jembatan yang putus,” katanya.
Anggota Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu dari Partai Perindo ini juga menyampaikan permasalahan lain yang perlu juga mendapatkan perhatian Pemerintah, seperti pengalihan Jalan Provinsi, khususnya penutupan ruas jalan ruas Lais-Argamakmur.
Di mana pihaknya mendorong secepatnya jalan tersebut diperbaiki menggunakan Biaya Tak Terduga (BTT) yang sudah tersedia dalam dana APBD tahun ini.
“Reses merupakan agenda rutin ini, agar apa yang diaspirasikan warga dapat ditindaklanjuti oleh Pemerintah, baik provinsi maupun pusat. Itu harus menjadi skala prioritas, namun tetap juga diimbangi kemampuan keuangan daerah,” terang Ketua DPW Partai Perindo Bengkulu ini.
Lebih lanjut, ia menambahkan, jika aspirasi masyarakat terkait kerusakan infrastruktur tidak dapat ditindaklanjuti oleh Pemda, karena keterbatasan anggaran, pihaknya siap memperjuangkan ke tingkat pusat.
“Kita tahu anggaran daerah terbatas dan solusinya bersama-sama menyakinkan pemerintah pusat agar dana bisa mengucur ke Bengkulu untuk perbaikan infrastruktur, baik jalan, jembatan maupun saluran irigasi,” pungkas Yurman.
RRI


