Daftar Anggota
  • Berita
  • Politisi Partai Perindo Inhu Jembatani Keluhan Wali Murid soal Tidak Adanya Guru Agama di Penyaguhan
Politisi Partai Perindo Inhu Jembatani Keluhan Wali Murid soal Tidak Adanya Guru Agama di Penyaguhan
anggota DPRD Kabupaten Inhu dari Partai Perindo Martimbang Simbolon melakukan reses II tahun 2023 di Desa Penyaguhan

Politisi Partai Perindo Inhu Jembatani Keluhan Wali Murid soal Tidak Adanya Guru Agama di Penyaguhan

Kamis 24 Agustus 2023 09:16 WIB

RIAU -- Sejumlah warga ataupun wali murid mengeluhkan ketiadaan guru pendidikan agama Kristen di Sekolah Dasar (SD) Negeri 015 Penyaguhan dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Penyaguhan. 

Keluhan ini disampaikan warga saat 
anggota DPRD Kabupaten Inhu dari Partai Perindo Martimbang Simbolon
melakukan reses II tahun 2023 di Desa Penyaguhan, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, Rabu (23/08/2023) siang.

Disampaikan warga, mereka sebelumnya telah mengusulkan pengadaan guru agama Kristen kepada kepala sekolah di kedua sekolah tersebut.

Namun, kepala sekolah memberikan alasan apabila murid yang beragama Kristen tidak mencapai jumlah 50% dari total keseluruhan siswa, maka guru agama Kristen ditiadakan.

"Hal ini sudah kami bahas di SD tapi jawaban pihak sekolah peserta didik belum memadai 50% yang Kristiani, sementara setiap anak-anak ujian ada ujian agama."

"Namun, tidak ada mata pelajarannya di sekolah, jadinya seperti ujian main-main lah anak-anak kita di sekolah itu, sebab selama ini anak-anak hanya meminta nilai dari Gereja masing-masing," keluh Irawati Sitinjak disela-sela reses Martimbang Simbolon.

Terkait hal ini, Martimbang Simbolon yang merupakan politisi Partai Perindo Dapil II Inhu itu, itu menyayangkan ketidakhadiran para guru ataupun kepala sekolah dari kedua sekolah tersebut saat dirinya mengadakan reses di Desa Penyaguhan.

Padahal, menurutnya sebelumnya pihaknya telah menyampaikan undangan kepada para pihak sekolah yang ada di Desa Penyaguhan tersebut.

"Tentunya hal ini menjadi catatan juga buat kami, dan kebetulan saya ada di Komisi IV yang membidangi dan bermitra dengan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial, jadi hal ini memang tugas saya untuk menindaklanjutinya," ungkap Martimbang Simbolon menjawab keluhan warga tersebut.

Lebih lanjut Martimbang menerangkan dulunya guru agama di sekolah-sekolah disalurkan melalui Kementerian Agama. Namun, saat ini pengadaan guru pendidikan agama sudah boleh disalurkan oleh Dinas Pendidikan.

"Maka saya akan berkoordinasi nanti dengan Dinas Pendidikan untuk SD dan SMP Negeri yang ada di Desa Penyaguhan ini. Besok saya akan bertemu langsung dengan Kepala Dinas Pendidikan Inhu untuk mempertanyakan hal ini. Nanti apa solusinya kita akan berdiskusi bersama," tukasnya.

Catatanriau.com