Daftar Anggota
  • Berita
  • Politisi Partai Perindo: Majukan Daerah Terpencil di Matim, Pembangunan Infrastruktur Dikebut
Politisi Partai Perindo: Majukan Daerah Terpencil di Matim, Pembangunan Infrastruktur Dikebut
Wakil Ketua DPRD Matim dari Partai Perindo Damu Demian

Politisi Partai Perindo: Majukan Daerah Terpencil di Matim, Pembangunan Infrastruktur Dikebut

Senin 03 Januari 2022 14:20 WIB

MANGGARAI TIMUR -- Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur (Matim) mengalokasikan dana yang cukup besar untuk pembangunan infrastruktur jalan. Demikian disampaikan Wakil Ketua DPRD Matim dari Partai Perindo Damu Demian di Borong, Matim, Rabu (30/12/2021) lalu. 

Adapun pembangunan infrastruktur yang akan dilakukan dialokasikan dari Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Umum (DAU), dan dana pinjaman. Ini dilakukan untuk memajukan perekonomian daerah-daerah terpencil seluruh Matim.  

BACA JUGA: Ketua Partai Perindo Palu Beberkan Strategi Menang di Pemilu Tahun 2024

Politisi Partai Perindo asal Heso ini membeberkan data 2021 dari nilai kontrak besar, sedang, hingga kecil yang bersumber dari DAK dan dana pinjaman untuk pembangunan infrastruktur. 

“Pekerjaan infrastruktur dengan nilai kontrak besar dan yang bersumber dari DAK, antara lain ruas jalan Wae Bobo hingga ke Nangarawa, Kecamatan Borong senilai Rp4,5 miliar dari DAK afirmasi," ungkap Damu Damian.  

BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo

Kemudian ada juga pembangunan ruas jalan Watucie-Deno, Pocoranaka senilai Rp10,9 miliar dari DAK penugasan dan ruas jalan dalam kota Borong Rp12,6 miliar dari DAK reguler.

Selain itu, dijelaskan Damian, terdapat pula pembangunan yang bersumber dari dana pinjaman sebesar Rp150 miliar dari PT SMI dialokasikan untuk ketersedian air minum bersih Rp20 miliar. 

Lantas sisanya untuk peningkatan jalan sebesar Rp130 miliar, dengan rincian ruas Bentengjawa-Satarteu Kecamatan Lambaleda Rp25 miliar, ruas Dangka Mangkang-Watu Nggong, Kecamatan Pocoranaka Timur Rp25 miliar. 

Lalu, ruas Kembur-Metuk Kecamatan Kota Komba Rp20 miliar, ruas Sok-Wae Care Kecamatan Ranamese Rp15 miliar, ruas Nanga Baras-Watu Nggong Kecamatan Sambirampas Rp 20 miliar dan ruas Simpang Tangkul-Bentengjawa Kecamatan Pocoranaka, Rp25 miliar.

BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com atau hubungi (021) 5068200 dan (WA) 081901002376

Sementara, beberapa pekerjaan infrastruktur dengan nilai kontrak kecil yang bersumber dari dana alokasi umum (DAU) juga akan dikerjakan yakni tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Matim yaitu pembangunan jalan lapisan penetrasi makadam (Lapen) jalan dalam kota Pota Rp750 juta. 

Kemudian lapen jalan ruas Lengko Ajang- Ranakulan-Pota Rp1,5 miliar, lapen ruas jalan Lok Pahar-Watu Nggong Rp1,5 miliar serta lapen ruas jalan masuk pelabuhan Nanga Baras Rp1 miliar. 

"Maupun pembukaan jalan baru ruas Watunggong-Likang Telu Rp279 juta," tandas Ketua DPD Partai Perindo Mati itu sembari menambahkan banyak pekerjaan infrastruktur lainnya yang juga akan dilaksanakan untuk memajukan perekonomian daerah terpencil.

Siberindo.co