Daftar Anggota
  • Berita
  • Politisi Partai Perindo Minta Disdik Palangka Raya Maksimalkan Program Sekolah Penggerak
Politisi Partai Perindo Minta Disdik Palangka Raya Maksimalkan Program Sekolah Penggerak
Jajaran DPRD Komisi C melakukan kunker ke Disdik Kota Palangka Raya beberapa waktu lalu.

Politisi Partai Perindo Minta Disdik Palangka Raya Maksimalkan Program Sekolah Penggerak

Kamis 22 September 2022 12:46 WIB

PALANGKA RAYA -- Wakil Ketua I Komisi C DPRD Kota Palangka Raya dari Partai Perindo Ruselita meminta agar Dinas Pendidikan (Disdik) setempat, dapat memaksimalkan Program Sekolah Penggerak (PSP).

Hal tersebut diungkapkan saat jajaran Komisi C melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Disdik Kota Palangka Raya beberapa waktu lalu. 

“Salah satu yang kami tanyakan dan bahas yakni terkait program sekolah penggerak atau PSP,” katanya, Rabu (21/9/2022).

Pasalnya lanjut Ruselita, PSP sangat penting dalam upaya mendorong pengembangan setiap sekolah, baik untuk segi kualitas maupun mutu.

BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com

Bahkan, Kota Palangka Raya telah mengikuti PSP sampai angkatan ketiga. Pada angkatan kedua saja, ada sebanyak 14 sekolah, baik negeri maupun swasta yang menerima realisasi bantuan dari Kemendikbudristek.

“Intinya, apabila sekolah penggerak bisa berjalan dengan baik, maka otomatis dapat meningkatkan mutu belajar dan mutu pendidikan yang ada di Kota Palangka Raya,” ucapnya.

Saat ini, kata politikus Partai Perindo ini, ada sebanyak 99 sekolah, baik swasta maupun negeri yang diharap dapat mengikuti PSP. Sedangkan untuk angkatan kedua baru 14, yang artinya masih jauh.

BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi
keanggotaan PartaiPerindo,kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo

Namun dirinya berharap, dari 99 sekolah yang ditargetkan dapat masuk dalam PSP, minimal setengah dari total sekolah bisa ditargetkan pada tahun depan mengikuti PSP.

“PSP berguna untuk meningkatkan kemandirian belajar, membuat sekolah, para pendidik dan peserta didik menjadi Merdeka Belajar. Terlebih PSP ini susah berjalan, diharap dapat meningkatkan pendidikan di Kota Palangka Raya,” pungkasnya. 

Kaltengtoday