Politisi Perindo Bengkulu Ingatkan Pelabuhan Linau Jangan Hanya Dijadikan Tempat Wisata
Senin 31 Mei 2021 13:51 WIBBENGKULU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kaur harus memfokuskan keberadaan pelabuhan Linau di Kabupaten Kaur, sesuai peruntukannya. "Keberadaan Pelabuhan Linau itu harus kita lihat potensinya apa sih, sehingga keberadaannya akan lebih efisien. Jika fungsinya sebagai pelabuhan barang, fungsikan, karena untuk pelabuhan penumpang mungkin terlalu jauh. Bahkan jika memang pelabuhan barang, juga harus difokuskan," ungkap Anggota Komisi lll DPRD Provinsi Bengkulu H. Yurman Hamedi, dalam keterangannya. Yurman meminta, untuk mengoptimalksn keberadaan Pelabuhan Linau ke depan juga harus dibuat konsep baru. Mengingat investasi pemerintah baik itu pusat maupun daerah, sudah besar untuk pengembangan pelabuhan tersebut. Hal itu dilakukan agar jangan sampai pelabuhan Linau hanya dijadikan tempat pariwisata saja. "Dengan investasi yang sudah miliaran untuk pelabuhan itu, fungsinya harus jelas. Jika pemerintah memfokuskan pelabuhan tersebut, dapat dimanfaatkan untuk memproses arus impor, sehingga tingkat penggunaannya bakal tinggi," jelas politisi Perindo ini pada Selasa, (25/5/2021). Dibagian lain, ia juga menyesalkan potensi Pulau Tikus yang tidak dikelola dengan baik untuk tempat transhipment. Padahal seharusnya, pihak Pemerintah Provinsi mengambil langkah-langkah kongkrit. Terlebih jika pulau itu difungsikan dengan bisa mengurus perizinannya sesuai dengan peruntukannya. "Dijadikan pelabuhan untuk transhipment, bukan mau merusak. Lantaran melakukan transitmen di sana (Pulau Tikus, red) dinilai lebih aman, karena dihalang oleh pulau, jadi tenang. Maka, jangan negatif thinking dulu, sebab langkah itu juga untuk pemasukan daerah," tukas Yurman seperti diberitakan RRI.


