Daftar Anggota
  • Berita
  • Presiden Izinkan Lepas Masker, Partai Perindo: Badai Pandemi Segera Berlalu, Fokus ke Pemulihan Ekonomi
Presiden Izinkan Lepas Masker, Partai Perindo: Badai Pandemi Segera Berlalu, Fokus ke Pemulihan Ekonomi
Ketua DPP Partai Perindo Bidang Sosial dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Yerry Tawalujan

Presiden Izinkan Lepas Masker, Partai Perindo: Badai Pandemi Segera Berlalu, Fokus ke Pemulihan Ekonomi

Kamis 19 Mei 2022 14:24 WIB

JAKARTA -- Presiden Joko Widodo memutuskan untuk melonggarkan kewajiban pemakaian masker untuk masyarakat yang beraktivitas di area terbuka dan di luar ruangan. Hal itu disampaikan oleh Presiden dalam keterangannya di Istana Kepresidenan, Bogor, Selasa (17/5/2022).

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPP Partai Perindo Bidang Sosial dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Yerry Tawalujan menyambut gembira dan keputusan tersebut merupakan bukti keberhasilan kerja keras Pemerintah, masyarakat, lembaga non-pemerintah, bahkan partai politik dalam memerangi pandemi Covid-19.

"Kebijakan lepas masker di area terbuka bukti keberhasilan semua pihak dalam perang melawan Covid. Apresiasi yang tinggi tentu harus diberikan kepada Pemerintah yang berhasil menyediakan vaksin Covid-19 untuk 192 juta penduduk per bulan Maret 2022," ujar Yerry.

BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com

Di samping Pemerintah, lanjut Yerry, keberhasilan penanganan Covid-19 juga karena peran sektor swasta, lembaga non-pemerintah, partai politik dan kedisiplinan masyarakat.

"Selain Pemerintah dan kedisiplinan masyarakat, sektor swasta dan lembaga lainnya, termasuk partai politik, ikut berperan. Bahkan, Partai Perindo pun secara rutin menyediakan vaksin Covid-19 baik di Jakarta maupun di daerah," jelas Yerry.

Dengan kebijakan lepas masker, jelas Yerry, artinya badai pandemi akan segera berlalu. Jadi saatnya bagi Pemerintah untuk fokus pada pemulihan ekonomi.

BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo

"Berdasarkan data dari team riset partai kami, selama tahun 2020 dan 2021, Pemerintah Indonesia mengalokasikan dana Rp695,2 Triliun per tahun untuk anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Dana sebagian besar ditujukan untuk program kesehatan. Dengan berakhirnya pandemi, Pemerintah harus fokus total pada pemulihan ekonomi," ujar Yerry.

iNews.id