Daftar Anggota
  • Berita
  • Raih Satu Kursi DPRD, Partai Perindo Siap Usung Najmul Akhyar di Pilkada Bupati KLU
Raih Satu Kursi DPRD, Partai Perindo Siap Usung Najmul Akhyar di Pilkada Bupati KLU
Ketua DPP Partai Perindo Bidang Manajemen Teritorial, Najmul Akhyar menjadi Calon Bupati KLU pada Pilkada November 2024

Raih Satu Kursi DPRD, Partai Perindo Siap Usung Najmul Akhyar di Pilkada Bupati KLU

Kamis 22 Februari 2024 13:32 WIB

TANJUNG-- Partai Perindo berpotensi hanya mendapatkan satu kursi di Pileg DPRD Kabupaten Lombok Utara (KLU) Dapil V Kecamatan Pemenang.

Dengan raihan itu, sepertinya koalisi partai untuk mengusung Ketua DPP Partai Perindo Bidang Manajemen Teritorial, Najmul Akhyar menjadi Calon Bupati KLU pada Pilkada November 2024 tidak akan semudah yang dibayangkan.

Bagaimanapun, syarat parpol atau koalisi parpol bisa mengusung pasangan calon bupati adalah memiliki minimal 20 persen kursi di DPRD KLU. Artinya minimal 6 dari total 30 kursi. Saat ini yang berpotensi meraih 6 kursi yakni PKB, partai rival di Pilkada 2020 lalu. Gerindra juga berpotensi meraih 5 kursi.

Terkait hal ini, Sekretaris DPC Partai Perindo KLU Anhar Putra Iswanto menegaskan Najmul Akhyar tetap maju Pilkada, meskipun Partai Perindo hanya mendapatkan satu kursi dewan saja. 

“Suara di Pileg tidak selalu linear dengan Pilkada. Kalau orang mengatakan bahwa Pak Najmul Akhyar tidak bisa maju dengan satu kursi, ada pengalaman baik dan berhasil kita lakukan pada Pilkada 2015. Ketika itu Pak Najmul menang dan tidak punya partai,” ungkapnya, Rabu (21/2/2024).

Atas dasar itu, maka Najmul Akhyar kata Anhar tidak akan menyurutkan niat maju menjadi calon Bupati. 

“Secara kepartaian kami sudah memutuskan bahwa beliau akan maju pada Pilkada dan kami optimis. Tinggal sekarang yang kami lakukan adalah membangun komunikasi dengan partai lain,” ujarnya.

Terkait apakah sudah ada gambaran berkoalisi dengan partai lain, Anhar mengaku bahwa sampai saat ini pihaknya belum ada gambaran. Begitu juga terkait Najmul Akhyar akan berpasangan dengan siapa. 

Setelah Pileg ini, kata dia maka sudah bisa dilakukan pemetaan dengan partai apa saja akan berkoalisi dan dengan siapa berpasangan.

“Saat ini kami belum punya gambaran riil dengan siapa beliau akan berpasangan atau berkoalisi. Tetapi kami sudah membangun komunikasi dengan teman-teman yang lain. Nanti akan mengerucut ke siapa nanti saja kita lihat,” ungkapnya.

Yang jelas kata dia, siapapun yang dipilih Najmul Akhyar berpasangan maka potensi menangnya besar. Sebab, saat ini sebagian besar masyarakat KLU jelasnya masih menginginkan Najmul Akhyar kembali memimpin KLU.

“Desember kemarin ada hasil survei yang dirilis oleh Presisi bahwa saat ini sebagian besar masyarakat KLU menginginkan beliau muncul. Artinya ada romantisme masa lalu ketika beliau menjadi Bupati itu diinginkan kembali oleh masyarakat,” pungkasnya.

Radarlombok.co.id