Ramai Fenomena Kaya Instan, Begini Pesan Jubir Partai Perindo Ike Suharjo kepada Gen Z
Senin 28 Maret 2022 12:48 WIBJAKARTA - Belakangan fenomena crazy rich di kalangan gen Z menjadi topik yang hangat dibicarakan.
Bagaimana tidak, belum lama ini warganet dikejutkan dengan kabar penangkapan dua influencer Indra Kenz dan Doni Salmanan.
Mereka adalah influencer atau crazy rich muda yang kerap unjuk kemewahan di media sosial.
BACA JUGA: Podcast Aksi Nyata Digelar Partai Perindo Kulik Fenomena Crazy Rich di Kalangan Anak Muda
Namun sayang, baru-baru ini keduanya ditetapkan sebagai tersangka lantaran kasus dugaan investasi ilegal dan penipuan.
Terkait hal ini, Juru Bicara (Jubir) Partai Perindo Ike Suharjo pun ikut menyinggung fenomena crazy rich yang kaya instan dalam Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia, Minggu (27/3/2022).
Menurutnya, ini tak lepas dari peran media sosial yang banyak digunakan anak muda untuk berjejaring hingga mencari pundi-pundi rupiah.
BACA JUGA: Untuk informasi dan keanggotaan, kunjungi http://bit.ly/MemberPartaiPerindo
Hal ini tentu akan berdampak positif bila media sosial digunakan dengan bijak.
“Sebenarnya media sosial jangan dipandang negatif aja. Media sosial ini juga menjadi tempat untuk berkiprah di bidang masing-masing,” kata Ike Suharjo, dikutip dari kanal YouTube Partai Perindo.
Misalnya, sambung dia, menjadikan media sosial untuk membuka usaha atau bisnis hingga membangun personal branding yang dapat dijadikan sebuah portofolio.
Jadi, bukan menggunakan media sosial sebagai senjata untuk merugikan orang lain.
“Untuk menjadi kaya secara instan dengan menghalalkan segala macam cara, itu patut kita hindarkan. Karena untuk menjadi sesuatu, seseorang yang kaya, itu membutuhkan suatu proses, suatu tahapan yang harus kita lewati,” ujarnya.
BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com
Kemudian, sambung dia, jangan lupakan pula etika dalam bermedia sosial dan pikir lebih dulu sebelum bertindak.
“Kita harus tahu risiko, dampak, sebelum kita bertindak maupun memutuskan sesuatu. Gunakanlah media sosial dengan hal-hal yang positif,” kata dia.
SINDOnews.com


