Relawan Damkar Keluhkan Minimnya Perhatian Pemda, Legislator Partai Perindo Kotabaru Angkat Bicara
Rabu 25 Januari 2023 14:12 WIBKOTABARU - Keluhan relawan pemadam kebakaran (Damkar) tentang keselamatan jiwa mereka yang tidak dijamin Pemerintah Daerah setempat ditanggapi anggota DPRD Kotabaru dari Partai Perindo Rabbiansyah, Senin (23/1/2023).
Robi, begitu Rabbiansyah disapa, menyayangkan kurangnya perhatian Pemda Kotabaru terhadap relawan kebakaran di daerah tersebut.
Apalagi, lanjutnya, keluhan disampaikan para relawan kebakaran ini sudah pernah ia dengar, tapi sampai saat ini Pemda setempat belum mengambil sikap.
“Saya akan coba komunikasi dengan Ketua DPRD dan teman-teman Banggar, agar ini bisa disuarakan. Ini untuk kepentingan warga kita bersama-sama, yang terpenting terpenuhinya perlindungan kepada mereka,” ungkapnya kepada Radar Banjarmasin.
BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com
Menurutnya, para relawan kebakaran ini perlu didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian. Iuran itu hanya berkisar Rp16.800, setiap bulannya.
Adapun, jika Pemda Kotabaru mendaftarkan 1.000 orang pekerja mulai dari relawan pemadam kebakaran atau petugas lainnya. Maka, Pemda Kotabaru hanya mengeluarkan Rp16 juta per bulannya, sementara untuk satu tahunnya iuran yang harus dibayarkan tidak lebih dari Rp200 juta dari APBD.
“Terpenting kita bisa memberikan santunan kepada relawan yang berjuang menjalankan tugas kemanusiaan. Apabila terjadi kecelakaan kerja mereka bisa berobat dengan biaya yang ditanggung BPJS,” tegasnya.
BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan PartaiPerindo,kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo
Terakhir, ditegaskannya, langkah ini harus diseriusi oleh Pemda Kotabaru terutama dalam memberikan perlindungan kepada warganya.
Terkait langkah diusulkan legislator Partai Perindo Kotabaru tersebut, Odon selaku Ketua BPK Kampung Sasak sangat berterimakasih atas masukkan salah satu anggota dewan tersebut.
"Kami di sini tidak meminta banyak. Kami hanya meminta uluran tangan dari pemerintah daerah dan bisa memberikan jaminan kesehatan serta kecelakaan kerja kepada kami relawan kebakaran di Kotabaru,” ungkapnya.
Radarbanjarmasin


