Reses Dewan dari Perindo Sulbar, Masyarakat Usul Pembangunan Jalan dan Jembatan di Kalola
Jumat 04 Juni 2021 16:22 WIBPASANGKAYU - Reses merupakan kewajiban anggota DPRD untuk bertemu dengan konstituennya secara rutin. Seperti halnya, anggota DPRD Propinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Pasangkayu H Ambo Intan memanfaatkan kegiatan reses untuk menyerap aspirasi rakyat. Reses legislator dari Partai Perindo ini, juga dihadiri Kepala Desa Kalola Logawali, Sekdes Abdullah, Babinsa 1427 Serda Saeri, Bhabinkamtibmas Brigpol Asdar A, Kadus, dan puluhan tokoh masyarakat di Desa Kalola, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, Kamis (03/06/2021). Kepala Desa Kalola Logawali menyampaikan, ucapan terimakasih beserta rombongan atas kehadiran Ambo Intan sebagai wakil rakyat di DPRD Provinsi Sulbar di tengah-tengah masyarakat Desa Kalola. “Kami selaku pemerintah desa dan selaku kepala Desa Kalola sangat bersyukur dan berterimakasih atas kesempatannya hadir di tengah tengah masyarat,” ucap Loga. Menurutnya, masyarakat sangat butuh dukungan dan partisipasi wakil rakyat untuk pembangunan Desa Kalola ke depannya. Untuk itu ia berharap kepada puluhan masyarakat yang hadir memanfaatkan reses anggota DPRD untuk membahas segala kebutuhan di desa. “Reses ini kita jadikan momen dalam bertatap muka langsung dengan wakil rakyat kita dalam memberikan aspirasi-aspirasi kita,” ajak Loga. Pada kesempatan yang sama, Ambo Intan juga mengucapkan terimakasih kepada desa dan staf yang telah memfasilitasi kunjungan reses ini. “Mari kita manfaatkan reses ini dengan berdialog langsung, apa yang menjadi kebutuhan di desa ini dalam bersama-sama membangun Desa Kalola ke depannya,” kata mantan kepala desa ini. Adapun usulan kegiatan pembangunan di wilayah Kabupaten Pasangkayu khususya di Desa Kalola nantinya akan di kawal dari Provinsi Sulbar. “Insha Allah, kegiatan kegiatan atau usulan usulan pekerjaan pembangunan kami kawal dari provinsi nantinya,” urai Ambo Intan. Usianya tanya jawab, Sekdis membacakan usulan masyarakat di mana mengusulkan pembangunan drainase yang terdapat di pemukiman penduduk Gumbasalu Dusun Tawelauro yang panjangnya kurang lebih 1,5 km. Sambung Abdullah, pengusulan box calver di pintu gerbang masuk Desa Kalola karena setiap turun hujan lebat akan mengakibatkan banjir, debit air hujan tidak dapat melewati gorong – gorong yang ukurannya kecil. Pembukaan jalan tani kurang lebih dua km di wilayah Kalola di mana para petani tidak dapat mengeluarkan hasil bumi mereka disaat musim hujan. “Kami mewakili dan membacakan permintaan kebutuhan aspirasi masyarakat khususnya di Desa Kalola. Atas kesempatan kami ucapkan terimakasih kepada bapak anggota DPRD Sulbar Ambo Intan,” tutur Abdullah. Trans89com


