Rina Sulastry Kawal Suara Warga Bengkulu, Akses BPJS hingga Nasib Lansia Terlantar
Rabu 05 Agustus 2026 15:52 WIBBENGKULU - Layanan BPJS Kesehatan yang masih kerap membingungkan, penanganan warga lanjut usia (lansia) terlantar yang belum optimal hingga jalan rusak yang mengganggu aktivitas menjadi persoalan utama yang disuarakan warga Kecamatan Ratu Agung dan Ratu Samban, Kota Bengkulu. Masyarakat berharap berbagai persoalan yang menyangkut pelayanan dasar tersebut segera mendapat solusi.
Berbagai aspirasi itu mengemuka dalam kegiatan reses di Kantor Camat Ratu Agung. Untuk menjawab langsung berbagai persoalan yang disampaikan warga, anggota DPRD Kota Bengkulu dari Partai Perindo Rina Sulastry menghadirkan perwakilan BPJS Kesehatan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu Sahat Marulitua Situmorang, serta Camat Ratu Agung.
"BPJS Kesehatan harus selalu dekat di hati masyarakat. Jangan sampai masyarakat tidak memahami prosedurnya sehingga berprasangka yang tidak baik. Padahal BPJS siap melayani seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun kondisi ekonomi," ungkap Rina, Rabu (5/8/2026).
Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami prosedur pemanfaatan BPJS Kesehatan, termasuk mekanisme pembiayaan bagi korban kecelakaan lalu lintas. Kondisi itu kerap memunculkan anggapan keliru bahwa BPJS tidak memberikan pelayanan, padahal terdapat tahapan dan ketentuan yang harus dipenuhi.
Selain persoalan layanan kesehatan, warga juga menyampaikan aspirasi terkait penanganan lansia terlantar yang membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah. “Kelompok rentan tersebut perlu mendapatkan perlindungan dan pelayanan yang layak agar tidak terabaikan,” katanya.
Persoalan keamanan lingkungan juga menjadi perhatian masyarakat. Karena itu, Kepala Satpol PP Kota Bengkulu Sahat Marulitua Situmorang turut memberikan sosialisasi mengenai tugas dan fungsi Satpol PP sekaligus mengajak masyarakat bersama-sama menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing.
Rina menilai, kehadiran Satpol PP di tengah masyarakat penting untuk meningkatkan rasa aman, terutama di tengah kekhawatiran warga terhadap meningkatnya kriminalitas dan kenakalan remaja.
"Kita memiliki OPD yang berperan langsung di tengah masyarakat. Kota Bengkulu juga menjadi salah satu daerah percontohan dalam penguatan peran Satpol PP bersama masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan tertib," ungkap Sarjana Sosial lulusan Universitas Bengkulu ini.
Tak hanya itu, usulan perbaikan infrastruktur jalan juga mendominasi aspirasi yang disampaikan warga. Sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan dinilai menghambat mobilitas masyarakat dan membutuhkan penanganan segera.
Rina memastikan seluruh aspirasi yang diterima akan dihimpun dan diperjuangkan melalui mekanisme perencanaan pembangunan daerah, mulai dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) hingga pembahasan anggaran bersama pemerintah daerah.
"Dalam reses ini kami juga menampung berbagai usulan masyarakat, terutama terkait perbaikan jalan-jalan yang rusak. Seluruh aspirasi akan kami perjuangkan agar dapat masuk dalam pembahasan anggaran pembangunan," tuturnya.


