Daftar Anggota
  • Berita
  • Rogoh Kocek Pribadi, Yoram Nakamnanu Benahi Jalan Rusak di TTS
Rogoh Kocek Pribadi, Yoram Nakamnanu Benahi Jalan Rusak di TTS
Rogoh Kocek Pribadi, Yoram Nakamnanu Benahi Jalan Rusak di TTS

Rogoh Kocek Pribadi, Yoram Nakamnanu Benahi Jalan Rusak di TTS

Jumat 21 Agustus 2026 21:15 WIB

TIMOR TENGAH SELATAN - Kerusakan sejumlah titik jalan di Kecamatan Amanuban Timur, Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, mulai ditangani dengan sirtu agar akses warga tetap bisa dilalui. Langkah ini dilakukan menyusul kondisi ruas jalan yang kian memprihatinkan dan berisiko bagi pengguna, terutama saat musim hujan.

Perbaikan dilakukan di Desa Oeekam sehari setelah peringatan HUT ke-81 RI, meliputi penambalan dan perataan material pada titik-titik jalan yang rusak. Penanganan tersebut dilakukan sebagai solusi sementara sebelum ruas jalan mendapat perbaikan permanen.

Anggota Komisi III DPRD Timor Tengah Selatan Yoram Nakamnanu mengatakan, seluruh kebutuhan perbaikan dibiayai dari dana pribadinya. Mulai dari mobilisasi material sirtu, konsumsi warga hingga operasional alat berat dibiayainya untuk mendukung proses perbaikan.

“Murni dari dana pribadi semata-mata untuk kebutuhan masyarakat pengguna jalan,” kata Yoram, Jumat (21/8/2026). Tak sekadar menyumbang dana, legislator Partai Perindo ini juga ikut bergotong royong bersama masyarakat memperbaiki jalan tersebut.

Menurutnya, kerusakan jalan di wilayah tersebut membutuhkan perhatian segera karena menjadi akses penting bagi masyarakat. Perbaikan kali ini juga merupakan kelanjutan dari kegiatan sebelumnya bersama warga dan simpatisan Partai Perindo dari empat dusun di Desa Oeekam.



Sejumlah titik yang ditangani berada di ruas Oeekam-Manelaanen dan Oe’oh-Ayotupas. Khusus ruas Oe’oh-Ayotupas, jalur tersebut menghubungkan Amanuban Timur dengan Fatukopa, Amanatun Utara, Toianas, Kokbaun hingga Kabupaten Malaka, sehingga banyak digunakan untuk mobilitas warga dan aktivitas ekonomi.

Persoalan kerusakan ruas jalan tersebut, kata Yoram, telah beberapa kali disampaikannya dalam rapat paripurna DPRD TTS agar mendapat perhatian pemerintah daerah.

Sebelumnya, dia juga pernah menggunakan sebagian dana penunjang operasional reses untuk mendukung perbaikan jalan bersama masyarakat. “Melalui dompet pribadi, saya berharap bisa memfasilitasi masyarakat dan mendukung mobilisasi material,” tuturnya.

Dia mengatakan, perbaikan yang dilakukan bersama warga bukan untuk menggantikan kewajiban pemerintah daerah. Langkah tersebut ditujukan untuk mengurangi risiko kecelakaan sekaligus menjaga akses tetap terbuka bagi masyarakat yang bergantung pada jalur tersebut.

“Inisiatif kegiatan saya bersama simpatisan Partai Perindo sebagai upaya mengurangi risiko kecelakaan,” tegas Magister Manajemen lulusan Universitas Wijaya Putra Surabaya ini.

Yoram berharap perbaikan sementara tersebut menjadi pemantik agar pemerintah daerah segera memberikan penanganan permanen terhadap ruas jalan yang selama ini menjadi akses utama masyarakat.

“Dengan inisiatif ini setidaknya bermanfaat bagi tukang ojek, penjual sayur, penjual ikan yang menggunakan kendaraan roda dua dan empat serta mobilitas ekonomi dan pelaku perjalanan lainnya berjalan aman,” terangnya.