RPA Perindo: Sudah Puluhan Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Kita Tangani
Rabu 17 Mei 2023 08:38 WIBJAKARTA - Ketua DPP Relawan Perempuan dan Anak (RPA) Partai Perindo, Jeannie Latumahina yang menjadi Calon Legislatif wilayah Jawa Timur 6, Kediri, Blitar dan Tulungagung menjelaskan bahwa RPA Perindo adalah organisasi sayap Partai Perindo yang aktif dalam perlindungan terhadap anak dan perempuan.
"Sejak dilantik 3 Desember 2022 sudah ada puluhan kasus anak dan perempuan bisa kita selalu tangani. Kami juga ada di 31 titik di seluruh wilayah Indonesia. Kami optimis ini sebuah langkah baru bagi RPA Perindo dapat membawa visi misi Partai Perindo dan membawa kemenangan di Pemilu 2024," kata dia saat melaksanakan halal bihalal Idul Fitri 1444H di RT03/RW10, Kelurahan Warakas, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Selasa (16/5/2023).
Lebih lanjut ia menjelaskan RPA Partai Perindo merupakan satu-satunya organisasi sayap partai politik yang bergerak aktif dalam perlindungan anak dan perempuan.
"Kami memberikan pendampingan anak dan perempuan secara gratis terhadap kasus kekerasan. Kita juga melakukan sosialisasi terus UU TPKS di tengah-tengah masyarakat," ujar Jeannie.
Dalam kesempatan tersebut pihaknya juga secara simbolis memberikan meja belajar kepada anak-anak komunitas belajar anak gratis dari keluarga tidak mampu di Tanjung Priok.
"Yang menjadi ketua DPD di sini ibu Ida adalah Bacaleg dan pengajar bagi anak-anak di komunitas tersebut. Kami berharap dengan adanya kepengurusan Pemilu, maka RPA Perindo dapat lebih tersosialisasi dengan baik sehingga masyarakat tidak sungkan dan tidak ragu melaporkan kasus kekerasan kepada anak dan perempuan," terangnya.
Ia menyebutkan Partai Perindo yang dikenal gigih dalam memperjuangkan perlindungan hak perempuan dan anak itu tengah berjuang dalam Pemilu Legislatif 2024 dan optimis bisa lolos ke parlemen Senayan.
"Kita langsung turun dan maju untuk memenjarakan para predator seksual agar diberikan hukuman maksimal. Kami RPA Perindo siap membantu secara gratis dalam mendampingi anak dan perempuan yang mengalami kekerasan di seluruh Indonesia," pungkas Jeannie.
Okezone


