Daftar Anggota
  • Berita
  • Rusak Berat, Legislatif Teluk Wondama Minta Jalan Windesi-Werianggi Segera Diperbaiki
Rusak Berat, Legislatif Teluk Wondama Minta Jalan Windesi-Werianggi Segera Diperbaiki
DPRD Teluk Wondama meminta Pemprov Papua Barat secepatnya memperbaiki jalan rusak

Rusak Berat, Legislatif Teluk Wondama Minta Jalan Windesi-Werianggi Segera Diperbaiki

Kamis 16 September 2021 10:23 WIB

WONDAMA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Teluk Wondama meminta Pemerintah Provinsi Papua Barat agar secepatnya memperbaiki Jalan Windesi-Werianggi yang dalam kondisi rusak berat sehingga sulit dilalui kendaraan. 

Anggota DPRD kabupaten Teluk Wondama, Laode Amirudin di Wasior, Selasa (14/9/2021) mengatakan ruas jalan tersebut sepanjang 8 kilometer menghubungkan Distrik Windesi dengan Distrik Nikiwar itu dalam kondisi acak-acakan sehingga menghambat kendaraan yang melintas.

Dia mengatakan kondisi jalan tersebut berlubang, berbatu, serta licin dan telah beberapa kali menimbulkan kecelakaan.

Masyarakat setempat telah berulang kali meminta agar dilakukan perbaikan, namun sejauh ini belum ada realisasi.

Ia meminta Pemkab Teluk Wondama segera mengambil langkah untuk merealisasikan perbaikan ruas Jalan Windesi-Nikiwar. 

Menurutnya, sedari dulu Dinas PU Provinsi Papua Barat menyatakan jalan dimaksud telah diambil ahli dan ditangani oleh Dinas PUPR Provinsi Papua Barat.

"Namun sampai sekarang belum ada realisasi. Jalan itu sudah banyak makan korban. Banyak masyarakat yang kecelakaan di situ jadi kami minta agar segera dilakukan perbaikan," ujarnya.

Permintaan serupa juga diutarakan anggota DPRD kabupaten Teluk Wondama Janes Moses Golongi yang meminta jalan yang menjadi akses perekonomian bagi masyarakat untuk segera diperbaiki.

Menurut Golongi, ruas Jalan Windesi-Werianggi sudah seharusnya mendapat perhatian khusus karena merupakan akses penghubung utama antar-distrik.

Jalan tersebut juga menjadi jalur distribusi barang dan jasa termasuk produk pertanian masyarakat untuk dipasarkan ke kota Wasior maupun ke luar Wondama melalui pelabuhan Windesi.

"Jalan itu sudah terlalu lama rusak jadi diharapkan ini jangan sampai kita ulur dan diundur lagi. Karena Windesi juga merupakan distrik yang menjadikan kabupaten ini sehingga harus mendapatkan perhatian,” ucap legislator dari Partai Perindo ini. 

BACA JUGA: Ini Jurus Partai Perindo Langkat Jaring Suara Milenial

Terpisah, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Teluk Wondama Hans Bano menjelaskan ruas Windesi-Werianggi sejak 2018 sudah naik status menjadi jalan provinsi. Itu sebabnya perbaikan jalan tersebut menjadi kewenangan Pemprov Papua Barat. 

Sejak 2019, kata Hans, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi Papua Barat terkait peningkatan Jalan Windesi-Werianggi.

Hans menyebut Dinas PUPR Papua Barat sebenarnya telah memberi lampu hijau, namun karena adanya refocusing APBD untuk penanganan Covid-19, realisasinya menjadi tertunda.

“Tapi kami sudah melakukan koordinasi dengan Kabid Bina Marga Provinsi dan jawabannya itu sudah menjadi prioritas di tahun 2022 jadi mudah-mudahan bisa direalisasikan," ujar Hans.

Dia menambahkan dari perhitungan yang dilakukan dibutuhkan setidaknya Rp24 miliar untuk peningkatan ruas Jalan Windesi-Werianggi dari jalan lapen menjadi aspal hotmix. 

Karena membutuhkan anggaran yang cukup besar maka akan sulit jika dibebankan kepada APBD kabupaten.

“Estimasi kami pekerjaan hotmix di ruas itu kami hitung sekitar Rp24 miliar. Sedangkan dana kami untuk fisik di Bina Marga cuma maksimal Rp5 miliar, itu pun termasuk pemeliharaan dan rehabilitasi jalan,” ungkap Hans yang dalam RDP itu hadir mendampingi Kepala Dinas PUPR Said Karim.

Antara