Saat Ramadan Menyatukan: Dari Loper Koran hingga Anak Jalanan, Kebersamaan Dihadirkan Tanpa Sekat
Rabu 18 Maret 2026 10:02 WIBKupang – Menjelang waktu berbuka, suasana di sebuah ruangan sederhana di Kota Kupang terasa berbeda. Tidak hanya diisi oleh para pengurus organisasi, tetapi juga oleh wajah-wajah yang jarang berada dalam satu ruang yang sama, loper koran, anak jalanan, dan masyarakat umum duduk berdampingan, menunggu azan magrib dengan suasana hangat yang penuh kebersamaan.
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar kegiatan buka puasa bersama sebagai bentuk mempererat kebersamaan dan kepedulian sosial di bulan Ramadan.
Kegiatan tersebut berlangsung di lantai 1 Gedung Perindo NTT, Jalan Frans Seda, Kota Kupang, Senin (16/3/2026), dan dihadiri langsung oleh Ketua DPW Perindo NTT, Simson A. Lawa, bersama Sekretaris DPW Arieston Dappa serta jajaran pengurus lainnya.
Namun, yang membuat kegiatan ini terasa lebih dari sekadar agenda rutin adalah keterlibatan masyarakat secara langsung. Tidak hanya diikuti internal partai, kegiatan ini juga melibatkan masyarakat, termasuk loper koran dan anak jalanan yang diundang secara khusus untuk berbuka puasa bersama.
Dalam suasana penuh kehangatan, pengurus DPW Perindo NTT turut membagikan takjil kepada para peserta serta memberikan bingkisan kepada anak-anak yang hadir. Aksi berbagi ini menjadi bentuk nyata kepedulian sosial partai terhadap masyarakat.
Ketua DPW Perindo NTT, Simson A. Lawa, mengatakan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini merupakan bagian dari upaya membangun kebersamaan, baik di internal partai maupun dengan masyarakat luas.
“Kegiatan ini sebagai wujud menjalin kerukunan, tidak hanya di antara pengurus, tetapi juga dengan masyarakat. Momentum Ramadan harus dimanfaatkan untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial,” ujarnya.
Di tengah dinamika sosial yang terus berubah, nilai kebersamaan menjadi fondasi penting yang perlu dijaga. Menurut Simson, nilai-nilai kebersamaan dan persatuan menjadi sangat penting, terutama di tengah dinamika global yang tidak menentu. Dia menegaskan bahwa partai politik harus mampu menjadi contoh dalam menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman.
“Kita harus memberikan contoh yang baik dalam menjalin kebersamaan dan kerukunan, serta memperkokoh persatuan antarumat beragama dan antarmasyarakat,” tambahnya.
Dia juga menekankan bahwa kegiatan sosial seperti ini akan terus dilakukan sebagai bagian dari komitmen Partai Perindo dalam mendekatkan diri kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, DPW Perindo NTT berharap dapat memperkuat hubungan sosial sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan yang penuh berkah.
Kehadiran loper koran dan anak jalanan dalam satu ruang kebersamaan tersebut menjadi simbol sederhana namun kuat: bahwa Ramadan adalah tentang meruntuhkan sekat, menghadirkan kepedulian, dan memastikan tidak ada yang merasa sendiri di tengah hangatnya kebersamaan.


