Sekjen Perindo Turun Langsung Penyaluran Bantuan Gempa NTT
Rabu 26 Agustus 2026 16:11 WIBMANGGARAI - Partai Perindo mulai menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur. Bantuan disalurkan sebagai bentuk kepedulian partai untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat.
Sekretaris Jenderal Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkyansyah memimpin langsung penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur, Rabu (26/8/2026). Didampingi Firda Riwu Kore, Ferry turun ke wilayah terdampak untuk memastikan bantuan kebutuhan dasar diterima masyarakat.
Penyaluran bantuan ini merupakan respons Partai Perindo terhadap gempa magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores pada 15 Agustus 2026. Dampak bencana masih dirasakan masyarakat hingga hari ini. BNPB mencatat jumlah korban meninggal dunia telah mencapai 103 orang, sementara aktivitas gempa susulan masih berlangsung. BMKG mencatat 7.492 gempa susulan hingga Rabu (26/8) pagi.
Kondisi tersebut membuat kebutuhan masyarakat terdampak masih menjadi perhatian, terutama di wilayah yang mengalami kerusakan rumah dan fasilitas publik serta menjadi lokasi pengungsian. Pemerintah juga terus melakukan penanganan pascabencana, termasuk pemulihan layanan dasar dan distribusi bantuan. Pada Rabu ini, Presiden Prabowo Subianto turut datang ke Nagekeo untuk melihat langsung penanganan pascagempa.
Dalam tahap awal, Partai Perindo memfokuskan penyaluran bantuan ke tiga kabupaten prioritas, yakni Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur. Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pangan sehari-hari, antara lain beras, telur, dan air mineral. Penentuan bantuan dilakukan setelah tim melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan jajaran DPW Partai Perindo NTT serta pihak terkait di daerah.
Ferry mengatakan, keputusan untuk turun langsung merupakan bentuk komitmen Partai Perindo agar respons terhadap bencana tidak berhenti pada pengiriman bantuan, tetapi memastikan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
"Kami ingin memastikan Partai Perindo hadir langsung bersama masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit. Bantuan ini memang tidak dapat menyelesaikan seluruh persoalan, tetapi kami berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan meringankan beban mereka selama masa tanggap darurat," ujar Ferry.
Politisi muda Partai Perindo asal NTT, Firda Riwu Kore, menuturkan bahwa bencana merupakan momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat solidaritas dan gotong royong. "Kehadiran partai politik, kata dia, tidak semata-mata berada dalam ruang politik, tetapi juga harus dapat dirasakan ketika masyarakat menghadapi persoalan kemanusiaan.”
Penyaluran bantuan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Partai Perindo untuk hadir melalui kerja nyata. Setelah bantuan tahap awal disalurkan, Partai Perindo akan terus memantau perkembangan kondisi di wilayah terdampak dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, DPW Partai Perindo NTT, serta berbagai pihak untuk mengidentifikasi kebutuhan lanjutan.
Langkah tersebut diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat pada masa tanggap darurat, tetapi juga menjadi bagian dari dukungan terhadap proses pemulihan warga Flores setelah bencana.


