Daftar Anggota
  • Berita
  • Serangan Udaranya Moncer, Partai Perindo Pede Lolos ke Senayan
Serangan Udaranya Moncer, Partai Perindo Pede Lolos ke Senayan
Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Perindo, Ahmad Rofiq

Serangan Udaranya Moncer, Partai Perindo Pede Lolos ke Senayan

Kamis 14 Juli 2022 08:55 WIB

JAKARTA -- Partai Persatuan Indonesia (Perindo) elektabilitasnya semakin moncer. Meski belum nyodok ke ambang batas parlemen atau parliamentary threshold 4 persen, namun sudah menyalip partai di Senayan.

Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Perindo, Ahmad Rofiq mengatakan, potret dari survei Lembaga Survei dan Polling Indonesia (SPIN) teranyar itu semakin memotivasi partainya terus masif bergerak secara nasional.

BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo

Dikatakan, banyak variable yang membuat Partai Perindo semakin digandrungi masyarakat. Terutama, massifnya program-program yang terkait langsung isu-isu kesejahteraan.

“Perindo sangat fokus untuk ini. Sehingga sepertinya ini yang membuat Perindo naik elektabilitasnya,” kata Rofiq kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Selain itu, kata Rofiq, Partai Perindo juga sangat gencar sosialisasi melalui udara, bilboard, serta membangun narasi yang terkait langsung di setiap wacana yang tengah berkembang.

Diungkapkan, Partai Perindo telah memilih jalan panjang bersama rakyat dalam membangun harapan tentang masa depan yang berkemajuan.

“Jalan panjang yang dimaksud adalah mewujudkan kemenangan tidak dengan jalan pintas. Tetapi mewujudkan kemenangan atas kehendak rakyat secara demokratis,” tegasnya.

BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com

Wakil Ketua Umum Partai Perindo, Boyke Novrizon menyambut baik hasil survei SPIN. Baginya ini adalah buah kerja kader dan mesin partai.

Dikatakan, elektabilitas 3,5 persen dalam survei SPIN tak jauh berbeda dengan hasil survei lainnya seperti Litbang Kompas yang mencatat angka 3,3 persen.

Makanya, dia yakin betul, dengan waktu yang tersisa, Partai Perindo bakal lolos parlemen.

“Ini sedikit lagi menembus ambang batas parlemen atau parliamentary threshold sebesar 4 persen. Waktunya masih cukup untuk menggenjot elektabilitas,” ucapnya kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Dikatakan, Partai Perindo punya target tinggi di Pemilu 2024. Selain meraih 8-10 persen suara nasional, juga ingin berharap mendominasi agar lebih kuat berperan untuk kesejahteraan rakyat.

“Saya optimistis, di bawah Komando Hary Tanoesoedibjo, Perindo bisa menjadi parpol yang mendapatkan tempat di Senayan dan parpol yang selalu konsen memperjuangkan harapan, cita-cita luhur bangsa, juga masyarakat Indonesia,” yakinnya.

Optimisme ini, kata Boyke, didasari kekuatan fundamental partai. Mesin partai juga dalam posisi on fire untuk ikut Pemilu 2024.

Berbagai program berbasis ekonomi kerakyatan tengah dibangun dan terus dijalankan.

“Program ekonomi kerakyatan dalam memperkuat basis UMKM masyarakat, salah satunya adalah Gerobak Perindo. Ini, menjadi ikonik dan terus digaungkan. Ini menyentuh rakyat akar rumput. Makanya kami semakin optimistis,” tandasnya.

Diketahui, hasil survei elektabilitas partai politik Lembaga SPIN yang diadakan 25 Juni-5 Juli 2022, menempatkan PDI Perjuangan menjadi partai dengan elektabilitas tertinggi.

Namun, elektabilitas Banteng ajeg. Tak berubah dibandingkan hasil survei sebelumnya.

Partai Gerindra menempati posisi kedua dengan 20,7 persen disusul berurutan Partai Demokrat (8,9 persen), Partai NasDem (7,1 persen), Partai Golkar (7 persen), Partai Keadilan Sejahtera (6,4 persen), dan Partai Kebangkitan Bangsa (4,4 persen).

Mengejutkan adalah Partai Perindo berhasil mengungguli dua partai penghuni parlemen. Yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Partai Perindo tercatat memiliki elektabilitas 3,8 persen sedangkan PPP (3,5 persen) dan PAN (1,2 persen).

"Partainya Hary Tanoe menyodok sepuluh besar melewati PPP dan PAN. Jadi PPP dan PAN itu kalah elektabilitasnya dengan Perindo,” kata kata Direktur SPIN, Igor Dirgantara, belum lama ini.

Survei SPIN diselanggarakan dengan melakukan wawancara tatap muka 1.230 responden yang dipilih melalui metode multistage random sampling. Survei ini memiliki margin of error +/-2,8 persen dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

RM.id