Siapa Sosok Capres yang Didukung Partai Perindo? Ini Jawaban Heri Budianto
Selasa 14 Juni 2022 09:14 WIBJAKARTA - Partai Perindo memastikan akan memantau terlebih dulu siapa sosok calon presiden dan calon wakil presiden (Capres-Cawapres) yang akan berlaga di gelaran Pemilu 2024.
Akan tetapi, partai berlambang burung Garuda ini memastikan akan mendukung mereka yang melanjutkan program Presiden Joko Widodo (Jokowi).
BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo
Hal itu diungkapkan oleh Ketua DPP Partai Perindo Bidang Politik dan Kebijakan Publik Heri Budianto menanggapi siapa sosok yang akan diusung Partai Perindo.
"Tentu kami tidak lepas keberlanjutan pemerintahan. Kita tahu di beberapa kesempatan Pak Jokowi memberikan statement bahwa keberlangsungan pemerintah harus dilanjutkan oleh siapapun. Artinya sebagai partai pendukung pak Jokowi, kami melakukan pencermatan dan komitmen kami bagaimana ini bersinergi," tutur Heri dalam acara MNC News, Senin (13/6/2022).
BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com
Lebih jauh disampaikan pria yang karib disapa Herbud ini, bahwasanya dari tiga nama Capres yang elektabilitasnya tinggi, seperti Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan sama-sama memiliki visi keberlanjutan yang sama.
"Pak Prabowo adalah bagian pemerintah, saya yakin beliau akan melanjutkan program Pak Jokowi, Pak Ganjar juga sama. Pak Anies juga dengan Formula E-nya dan kami Partai Perindo serius melihat ini," ujarnya.
Sebelumnya, Jokowi mengatakan siapapun presidennya nanti bisa meneruskan program kerjanya nanti. Terkait keberlanjutan Presiden sebelumnya dikatakan oleh Ketum BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Mardani H Maming.
"Saya nangkap yang dimaksud dilanjutkan itu adalah programnya, pemimpinnya siapapun terserah tapi yang dilanjutkan adalah program-programnya supaya ada kontinuitas supaya ada keberlanjutan. Jangan sampai pemimpin satu sudah mengerjakan tidak dilanjutkan oleh pemimpin berikutnya. Ini yang bahaya," kata Jokowi.
Okezone


