Sikapi Pilkada Sikka 2024, DPW Perindo NTT: Kalau Ada yang Sudah Baik, Kenapa Harus Diubah?
Senin 31 Mei 2021 09:39 WIBMAUMERE - Menyikapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sikka pada tahun 2024 mendatang, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Perindo NTT pun angkat bicara. Menurut Ketua DPW Partai Perindo NTT, Jonathan Nubatonis, tidak perlu harus menggantikan pemimpin Kabupaten Sikka pada tahun 2024 nanti, jikalau yang ada saat ini dinilai baik. "Kalau ada yang sudah baik, kenapa harus diubah yang ada? Toh kerja untuk Sikka juga, Bupati Sikka hanya satu orang. Jadi biar banyak partai tapi tetap harus satu orang, sehingga kita bisa berkolaborasi," jelasnya kepada wartawan, usai melakukan pelatikan Pengurus DPD Partai Perindo Kabupaten Sikka di Aula Sylvia Hotel, Maumere, pada Kamis, 27 Mei 2021. Dengan pernyataan demikian, dirinya menegaskan DPW Partai Perindo NTT tetap akan mendukung Bupati Sikka saat ini, Fransiskus Roberto Diogo, untuk maju kembali pada Pilkada Sikka 2024 mendatang. "Iya, kita sudah pidato dalam forum resmi, kita harus pertanggungjawabkan. Kalau politisi jangan omong A kerja B, ya rusaknya bangsa ini, kalau omong A kerja B. Jadi, Perindo tetap konsisten dan saya juga sudah konsultasikan dengan Ketua DPD Partai Perindo Sikka," tegasnya. Ditanya mengenai jikalau ada kader dari Partai Perindo Sikka yang ingin maju menjadi calon Bupati Sikka pada Pilkada 2024 mendatang, Jonathan mengatakan Partai Perindo tetap konsisten terhadap apa yang telah disampaikan melalui forum resmi. "Kita sudah umumkan, sudah buat statement politik begini, jadi kita tetap konsisten. Artinya bahwa, kader partai Perindo juga tetap akan digodok dan disiapkan nanti," tukasnya. Selain itu, terkait Partai Perindo Sikka akan menyiapkan kadernya untuk maju menjadi Wakil Bupati Sikka nanti, dirinya menyampaikan hal itu menjadi tupoksi dari Ketua DPD Partai Perindo Sikka. "Kalau soal wakilnya, iya nanti kita bicarakan dengan Ketua DPD Perindo Sikka, itu gaweannya Pak Ketua. Saya di DPW, biasanya calon Bupati dan Wakil Bupati, atas rekomendasi dari ketua DPD, tidak satupun yang saya langkahi. Jadi ketua DPD menyaring, kami sama-sama mendapatkan yang terbaik, kita setuju dan umumnya Ketua DPW setuju," katanya. Meskipun demikian, dirinya menekan politik bukanlah harga mati, namun bisa berubah kapan saja. "Politik itu tidak ada yang harga mati. Hari ini seperti ini, dia bisa berubah kalau situasinya berbeda," tuturnya. Sementara itu, Ketua DPD Partai Perindo Sikka, Sabinus Nabu yang disinyalir akan mendampingi Fransiskus Roberto Diogo pada Pilkada 2024 mendatang kepada wartawan mengatakan, pihaknya masih menunggu arahan selanjutnya dari DPP Partai Perindo. "Kita masih menunggu arahan dari pimpinan DPP karena kita di Perindo, pengambilan keputusannya ada di DPP," ungkapnya. Floresterkini


