Daftar Anggota
  • Berita
  • Silaturahmi dengan Warga Cimenyan, Caleg Partai Perindo Ajak Warga Tak Golput di Pemilu
Silaturahmi dengan Warga Cimenyan, Caleg Partai Perindo Ajak Warga Tak Golput di Pemilu
Caleg Partai Perindo bersilaturahmi dengan warga Kampung Pamoyanan, Desa Mekarmanik, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung,

Silaturahmi dengan Warga Cimenyan, Caleg Partai Perindo Ajak Warga Tak Golput di Pemilu

Rabu 20 Desember 2023 07:41 WIB

BANDUNG - Caleg DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar 2 dari Partai Perindo Abdul Khaliq Ahmad bersilaturahmi dengan warga Kampung Pamoyanan, Desa Mekarmanik, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Selasa (19/12/2023) sore.

Selain Abdul Khaliq, silaturahmi tersebut juga diikuti dua caleg Partai Perindo lainnya. Mereka masing-masing caleg DPRD Jabar Dapil Jabar 2 Heri Rusli dan caleg DPRD Kabupaten Bandung Dapil 3 Hani Riani.

Silaturahmi yang berlangsung di halaman rumah salah satu rumah warga tersebut berlangsung santai. Sekitar 30 warga tampak antusias mendengarkan ketiga calon wakil rakyat dari Partai Perindo tersebut berbicara.

Antusiasme warga juga terlihat saat para calon wakil rakyat tersebut mengajak mereka menyanyikan mars Partai Perindo. Warga tampak bersemangat dan hapal lirik lagu tersebut.

"Pertama ini pengenalan dari masing-masing caleg dan cara mencoblos di kertas suara. Untuk DPR RI warna kuning, provinsi warna biru, dan hijau untuk DPRD Kabupaten Bandung," kata Abdul Khaliq Ahmad, Selasa (19/12/2023) malam.

Dalam kesempatan tersebut Abdul Khaliq juga mengajak warga untuk tidak golput dan menyalurkan hak pilih mereka pada 14 Februari 2024 mendatang. Karena selain Pilpres, kata dia, pemilu 2024 mendatang juga memilih DPD, DPR dan DPRD.

"Prinsinpnya pemilu itu adalah memilih para pemimpin agar mereka mendapatkan legitimasi sekaligus legalitas sesuai dengan ketentuan perundangan-undangan," kata Ketua DPP Partai Perindo Bidang Keagamaan itu.

Abdul Khaliq menambahkan, bersikap tidak memilih atau golput pada Pemilu 2024 mendatang malah akan merugikan diri sendiri. Golput, kata dia, mencerminkan warga negara yang tidak bertanggung jawab.

"Jadi oleh karena itu pada 14 Februari 2024 mendatnag, ayo berboncong-bondong ke TPS untuk menyalurkan hak politik, karena itu dijamin undang-undang," kata Abdul Khaliq Ahmad.

Okezone