Daftar Anggota
  • Berita
  • Simulasi Pembelajaran Tatap Muka di Makassar Digeber 4 Oktober
Simulasi Pembelajaran Tatap Muka di Makassar Digeber 4 Oktober
Simulasi pembelajaran tatap muka (foto:istimewa)

Simulasi Pembelajaran Tatap Muka di Makassar Digeber 4 Oktober

Jumat 01 Oktober 2021 07:00 WIB

MAKASSAR -- Dinas Pendidikan Kota Makassar bakal melakukan simulasi pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 pada 4 Oktober 2021. Uji coba PTM akan diselenggarakan di tingkat SMP. 

Setidaknya terdapat 30 sekolah yang berasal dari 15 sekolah negeri dan sisanya dari sekolah swasta. Simulasi PTM akan diikuti dua sekolah dari setiap kecamatan.

“Yang dianggap layak menjalankan PTM akan dipilih satu dari sekolah negeri dan satunya lagi dari sekolah swasta,” kata Wali Kota Makassar Ramdhan Pomanto, Selasa, 28 September 2021. 

Ia menegaskan dalam simulasi PTM nanti, kegiatan belajar mengajar akan tetap berlangsung secara terbatas seiring tren kasus Covid-19 cukup rendah.

“Rumbelnya (ruang belajar) dibatasi tapi yang paling penting adalah monitoring untuk memastikan anak-anak kita sehat dengan antigen. Per minggu update dengan Genose untuk memastikan paru-parunya sehat, kemudian sekali sebulan kita antigen lagi,” sambungnya. 

BACA JUGA: Politisi Partai Perindo Makassar Ajak Masyarakat Bijak Kelola Sampah

Sebelumnya, sebanyak 495 sekolah di Makassar telah mengajukan kesiapan memulai sekolah pembelajaran tatap muka di Dinas Pendidikan setempat. 

Anggota Komisi D DPRD Kota Makassar dari Partai Perindo Kartini Said menyebut uji coba penerapan sekolah tatap muka sudah tepat. Terlebih, kata dia, para orang tua siswa telah siap hampir 100 persen. 

“Apalagi di Makassar dimulai dengan satu sekolah di tiap kecamatannya, sehingga bisa menjadi percontohan terlebih dahulu,” kata Kartini. 

Kartini memahami lelahnya orang tua siswa merangkap menjadi guru di rumah selama masa pandemi Covid-19.  

“Saat ini tinggal menunggu kesiapan sekolah untuk melaksanakan sekolah tatap muka, perlu beberapa persiapan khusus untuk tiap sekolah menyambutnya,” kata Kartini. 

Politisi Partai Perindo itu meminta seluruh sekolah agar mensterilkan segala sarana dan prasarana penunjang jelang belajar tatap muka. 

Makassarterkini