Daftar Anggota
  • Berita
  • Soal 400 Anggota Tim Bayangan, Rektor UMJ Curiga Orang Dekat Menteri Nadiem Berkuasa Melebihi Dirjen
Soal 400 Anggota Tim Bayangan, Rektor UMJ Curiga Orang Dekat Menteri Nadiem Berkuasa Melebihi Dirjen
Rektor UMJ Makmun Murod Albarbasyi saat berbicara di webinar Partai Perindo bertajuk "Urgensi Kemendikbudristek Mengangkat 400 Tim Bayangan”

Soal 400 Anggota Tim Bayangan, Rektor UMJ Curiga Orang Dekat Menteri Nadiem Berkuasa Melebihi Dirjen

Jumat 07 Oktober 2022 17:59 WIB

JAKARTA -- Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Makmun Murod Albarbasyi menilai pengangkatan 400 anggota tim bayangan dilakukan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim bukan hal yang urgent. 

"Menteri mengangkat sebegitu banyak orang, bahkan dengan tegas disebutkan setara dengan Dirjen. Ini saya kira sesuatu yang tidak ada urgensinya," kata Makmun saat berbicara di webinar Partai Perindo bertajuk "Urgensi Kemendikbudristek Mengangkat 400 Tim Bayangan” pada Jumat (7/10/2022). 

Menurutnya Kemendikbudristek yang dulunya Depdikbud bukan kementerian yang baru. Sejak Indonesia merdeka, sudah terdapat menteri yang mengatur terkait dengan pendidikan. 

Artinya kata dia, bukan menteri baru yang membutuhkan sosok serta pegawai baru dan sebagainya, namun hal ini sudah turun temurun.

"Sudah ada orang di dalamnya, tapi kemudian kok sampai mengangkat orang sebegitu banyak. Bahwa saya tegaskan ini tidak ada urgensi sama sekali," jelas Makmun. 

Mahmun bahkan mempertanyakan dan masyarakat luas pun curiga apa yang dilakukan Menteri Nadiem sehingga nekat melakukan langkah dengan merekrut 400 anggota tim bayangan tersebut.  

"Justru yang saya pertanyakan dan ini pantas kita curigai agenda apa Pak Menteri mengandeng begitu banyak orang menjadi tim bayangan itu. Agenda apa kira-kira?," tanya Makmun.  

Soal pengangkatan 400 anggota tim bayangan, Makmun mengaku banyak mendapatkan informasi berkenaan dengan orang-orang dekat Menteri Nadiem yang mempunyai kekuasan luar biasa yang jabatannya di bawah Nadiem. 

"Orang-orang dekat pak menteri ini, ada satu dua orang yang kekuasannya luar biasa. Bahkan levelnya kira-kira hanya di bawah menteri sedikit," ungkapnya. 

Menurutnya orang-orang dekat Menteri Nadiem inilah yang cenderung menguasai dalam banyak hal, sehingga mengabaikan para Dirjen yang ada Kemendikbudristek. 

Dengan kondisi tersebut, maka Kemendikbudristek kini tidak lagi sehat dengan adanya hadirnya orang-orang dekat Nadiem yang mempunyai kekuasaan di atas sejumlah Dirjen di Kemendikbudristek. 

"Jadi kekuasaanya (orang-orang dekat Mendikbudristek) sudah di atas Dirjen dan saya kira ini sudah sesuatu yang tidak sehat," tegas Rektor UMJ tersebut. 

Ia mengaku jika kondisi ini terus dipertahakan tentu suasana di Kemendikbudristek akan semakin runyam dan sistim tidak akan berjalan di kementerian yang menanggangani pendidikan tersebut. 

Tidak hanya itu, Makmud mengaku para AparaturvSipil Negara (ASN) di Kemendikbudristek pun mulai gerah dengan tanda petik sudah melakukan perlawanan.

"Dan melakukan pembangkangan, mungkin tugas apa-apa tidak bisa dilaksanakan dengan baik. Itu informasi yang saya peroleh dari teman-teman di Kemendikbudristek yang memang sudah dirasakan sekali," pungkasnya. 

Sindonews