Daftar Anggota
  • Berita
  • Soal Harga Pertalite Naik 1 September, Partai Perindo: Tolong Dikaji Ulang, Situasinya Tidak Tepat
Soal Harga Pertalite Naik 1 September, Partai Perindo: Tolong Dikaji Ulang, Situasinya Tidak Tepat
Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Yusuf Lakaseng

Soal Harga Pertalite Naik 1 September, Partai Perindo: Tolong Dikaji Ulang, Situasinya Tidak Tepat

Rabu 31 Agustus 2022 12:11 WIB

JAKARTA - Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Yusuf Lakaseng mengomentari wacana kenaikan harga BBM bersubsidi jenis pertalite dan solar yang akan dilakukan pada 1 September 2022 besok.

 Terkait wacana tersebut, Yusuf meminta pihak terkait harus memikirkan situasi ekonomi Indonesia saat ini. 

Yusuf menuturkan, saat ini masyarakat Indonesia khususnya kelas menengah ke bawah sedang dalam masa pemulihan ekonomi setelah terdampak pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak dua tahun yang lalu. 

BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo,kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo

Dengan adanya wacana tersebut, akan menjadi penghambat pemulihan ekonomi masyarakat. 

"Saya bilang ini tolong dikaji dulu, sepertinya ini situasinya tidak tepat," kata Yusuf dalam Podcast Aksi Nyata Partai Perindo, Selasa (30/8/2022).

Dia melanjutkan, naiknya harga BBM juga akan berdampak pada naiknya harga pangan. Saat ini Indonesia sedang mengalami inflasi di sektor pangan sebesar 11 persen lebih. 

BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com

Dia menuturkan, angka tersebut sudah melewati batas maksimal inflasi pangan yang maksimal di angka 6 persen.

"Bisa dibayangkan kalau pertalite dan solar naik, mau naik berapa lagi itu inflasi di sektor pangan, (rakyat) makin teriak saja nanti," ucapnya. 

SINDOnews.com