Survei ICRC: Partai Perindo Ungguli PKB dan PSI, Berpeluang Masuk Parlemen DKI 2024
Senin 05 September 2022 15:51 WIBJAKARTA - Partai Persatuan Indonesia ( Perindo ) berpeluang masuk Parlemen di DKI Jakarta. Hal itu berdasarkan survei yang dilakukan Ide Cipta Research and Consulting (ICRC).
Dalam survei pertanyaan tertutup pilihan parpol pada Pemilihan Legislatif (Pileg) DKI Jakarta 2024, Partai Perindo juga mengungguli Partai NasDem, PKB, dan PSI.
Partai pimpinan Hary Tanoesoedibjo itu memperoleh 1,4 persen yang berada di peringkat 8. Di bawahnya PKB, PSI, dan NasDem dengan poin 1 persen.
Kemudian, di peringkat 12 ada Partai Buruh 0,5 persen, peringkat 13 Partai Hanura 0,5 persen, serta PBB 0,2 persen.
BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo,kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo
Direktur Eksekutif ICRC Hadi Suprapto Rusli mengatakan, keunggulan Partai Perindo dalam survei ini karena Partai Perindo memiliki sejumlah tokoh bagus seperti Hary Tanoesoedibjo dan Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi.
"Kabarnya banyak elite parlemen masuk Partai Perindo. Ini menjadi amunisi baru untuk Partai Perindo. Infrastruktur partai juga sudah lengkap. Saya kira sudah saatnya Partai Perindo masuk parlemen," ujar Hadi dalam Diskusi Prospek Partai Politik 2024 di DKI Jakarta yang digelar di Tebet, Jakarta Selatan, Senin (5/9/2022).
Menurut dia, Partai Perindo diuntungkan suara PSI yang cenderung menurun. Sebab, pemilih nasionalis PSI otomatis akan pindah haluan ke partai nasionalis lain, salah satunya Partai Perindo.
"Di Jakarta kita tahu bahwa PSI itu selalu berseberangan dengan Pemprov DKI terutama dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Apalagi tingkat kepuasan publik terhadap Anies sangat tinggi, artinya ketidaksukaan masyarakat dengan reaksi berlebihan PSI ini yang membuat mereka ditinggal pemilihnya," katanya.
BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com
Sehingga, masyarakat memilih Partai Perindo sebagai salah satu partai yang mendukung Anies pada Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu.
"Saya lihat peluang Partai Perindo mengambil simpatik pemilih Anies pada pilkada lalu supaya bisa mendapatkan limpahan suara," ucapnya.
SINDOnews.com


