Daftar Anggota
  • Berita
  • Survei Indo Riset: Partai Perindo Lebih Populer dari PKS
Survei Indo Riset: Partai Perindo Lebih Populer dari PKS
Tingkat popularitas Partai Perindo mengungguli PKS berdasarkan hasil survei lembaga Indo Riset yang diumumkan pada hari ini.

Survei Indo Riset: Partai Perindo Lebih Populer dari PKS

Selasa 03 Januari 2023 15:55 WIB

JAKARTA - Tingkat popularitas Partai Persatuan Indonesia (Perindo) mengungguli Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berdasarkan hasil survei lembaga Indo Riset yang diumumkan pada hari ini. 

Adapun survei tersebut dilakukan pada 12-17 Desember 2022. 

"Popularitas dan kesukaan terhadap parpol, kita menanyakan, apakah Bapak/Ibu pernah mengenal nama-nama partai di bawah ini? Dan bila mengenal apakah Bapak/Ibu suka terhadap parpol tersebut," kata Direktur Indo Riset Robi Arbi saat paparkan hasil riset secara daring, Selasa (3/1/2023). 

BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com

Sebanyak 78,5% responden mengetahui keberadaan Partai Perindo. Sedangkan tingkat popularitas PKS hanya sebesar 75,7%. 

Direktur Indo Riset Robi Arbi saat memaparkan hasil riset secara daring, Selasa (3/1/2023). 

Kendati lebih unggul dari PKS, para responden yang menyukai Partai Perindo sebanyak 66,9%. Sementara responden yang menyukai PKS sebesar 67,7%. 

Sementara itu, tiga partai yang paling populer diraih oleh PDI Perjungan dengan tingkat populer sebesar 95,6% dan tingkat kesukaan sebesar 65,1. 

Sementara di urutan kedua, diraih oleh Partai Golkar dengan raihan 93,8% dan tingkat kesukaan 71,6%. Sedangkan di urutan ketiga, diraih oleh Partai Gerindra dengan tingkat populer sebesar 93,1% dan tingkat kesukaan 74,3%. 

BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan PartaiPerindo,kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo

Sekadar informasi, survei Indo Riset ini melibatkan 1.120 responden yang berusia minimal 17 tahun dan tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Survei dilakukan pada 12-17 Desember 2022. Adapun margin of error survei itu sebesar 2,92 % dengan tingkat kepercayaan 95%.

SINDOnews.com