Daftar Anggota
  • Berita
  • Tangkal Pengaruh Miras, Legislator Perindo Bangun Memori Positif Pemuda di HUT Mapurujaya
Tangkal Pengaruh Miras, Legislator Perindo Bangun Memori Positif Pemuda di HUT Mapurujaya
Tangkal Pengaruh Miras, Legislator Perindo Bangun Memori Positif Pemuda di HUT Mapurujaya

Tangkal Pengaruh Miras, Legislator Perindo Bangun Memori Positif Pemuda di HUT Mapurujaya

Rabu 19 Agustus 2026 11:39 WIB

MIMIKA - Ancaman pergaulan negatif seperti minuman keras dan narkotika masih menjadi tantangan serius bagi perkembangan generasi muda di Distrik Mimika Timur. Kondisi tersebut mendorong perlunya perluasan ruang aktivitas positif guna mengalihkan perhatian para remaja dari pengaruh buruk lingkungan sekitar.

Keresahan itu dijawab melalui penyelenggaraan Karnaval Nusantara dan Profesi yang melibatkan ribuan warga dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Mapurujaya. Agenda yang berlangsung pada Selasa (18/08/26) ini difokuskan sebagai wadah edukasi sekaligus perayaan keberagaman masyarakat setempat.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika dari Partai Perindo, Rampeani Rachman, menginisiasi kegiatan tersebut bersama komunitas Anak-anak Lahir Besar Mapurujaya (Labema). Sebanyak 35 kelompok peserta, yang 60 persen di antaranya merupakan perwakilan satuan pendidikan, menyusuri rute karnaval hingga titik akhir di Lapangan Kompi Senapan A Yonif 754/ENK.



“Saat ini banyak sekali pengaruh negatif seperti narkoba, apalagi di Mimika Timur lebih kepada minuman keras. Karena itu, kita membuat kegiatan positif supaya memori anak muda lebih banyak merekam hal positif daripada yang negatif,” kata Rampeani dalam keteranganya, Rabu (19/8/26).

Keterlibatan dominan pelajar dari tingkat pendidikan anak usia dini hingga sekolah menengah atas itu dirancang untuk menanamkan nilai sejarah daerah. Terlebih, Mapurujaya tercatat sebagai kota tertua di Kabupaten Mimika yang dahulu menjadi pusat pelayanan pemerintah daerah.

Momentum perayaan setengah abad ini dinilai menjadi titik penting untuk meninjau kembali arah pembangunan wilayah tersebut secara komprehensif. “Kita harus kembali mengevaluasi apa yang sudah ada di tempat kita, baik dari kemajuan pendidikan, ekonomi, hingga sumber daya manusia,” ungkap anggota dewan dari Daerah Pemilihan Mimika 6 itu.



Sebagai bentuk apresiasi, Rampeani memberikan hadiah uang tunai puluhan juta rupiah beserta ratusan barang undian kepada para kelompok peserta. Dia juga memanfaatkan panggung tersebut untuk menyuntikkan semangat kesetaraan kepada para pelajar perempuan yang berpartisipasi dalam karnaval.

“Saya menyampaikan kepada generasi bahwa perempuan juga saat ini diberikan kesempatan yang sama, duduk sama rendah, berdiri sama tinggi. Ruang itu terbuka lebar untuk menjadi seorang pemimpin sekaligus pelayan masyarakat,” jelasnya.

Langkah pelibatan budaya melalui karnaval ini diharapkan memicu motivasi kaum muda untuk terus memaksimalkan potensi diri mereka. “Mereka bisa melihat rekam jejak saya sejak sekolah di Kabupaten Mimika sampai kembali dipercayakan mengabdi melalui Fraksi Perindo,” tegas Rampeani.

Keterhubungan antara pelestarian sejarah dan kehadiran tokoh daerah ini diharapkan terus membangun ekosistem sosial yang sehat. Melalui kolaborasi lintas kelompok, perayaan kota tidak sekadar menjadi seremonial belaka, melainkan berdampak langsung pada pembentukan karakter generasi penerus.