Terima Dukungan Partai Perindo, Ridwan Kamil Akan Deklarasi Malam Ini
Senin 19 Agustus 2024 07:27 WIBJAKARTA - Ridwan Kamil mendapat dukungan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Perindo untuk bertarung pada Pilkada Jakarta 2024.
Ridwan Kamil mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan Perindo kepada kepada dirinya ini.
"Saya mendapatkan kehormatan, untuk mendengar langsung dukungan dari Perindo terkait pengusung saya sebagai Gubernur di Jakarta," kata Ridwan Kamil, di DPP Partai Perindo, Minggu (18/8/2024).
Ridwan Kamil menyampaikan, surat dukungan atau rekomendasi dari Perindo akan diberikan pada Senin (19/8/2024).
"Sementara deklarasi kami akan dilakukan besok (hari ini) tanggal 19 Agustus 2024, pada 07.00 WIB, malam. Mungkin nanti penyerahan dukungan secara simbolis bisa dilakukan di sana," kata Ridwan Kamil.
Ketua Umum DPP Partai Perindo, Angela Tanoesoedibjo, sebelum menyatakan dukungannya, sempat berdiskusi dengan Ridwan Kamil yang menyambangi Kantor DPP Perindo di Jakarta Pusat.
"Tadi berbincang dengan Pak RK (Ridwan Kamil), mau ke mana sih Jakarta dibawa, karena saya sebagai warga Jakarta concern nih, Jakarta mau dibawa ke mana," kata Angela.
Angela mengaku terkesan dengan gagasan yang dibawa Ridwan Kamil jika nanti terpilih sebagai gubernur Jakarta.
"Beliau, menyampaikan gagasan luar biasa, terkait dengan social housing, ide bagus sekali, merupakan suatu terobosan untuk generasi muda agar dimudahkan akomodasi dan secara lokasi juga pas ya dengan tempat kerja," kata Angela.
Sebelumnya, Ridwan Kamil telah mengonfirmasi akan berpasangan dengan Suswono pada Pilkada Jakarta 2024.
Dia mengatakan itu seusai upacara pengibaran bendera di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, Sabtu (17/8/2024).
Ridwan Kamil meminta wartawan untuk menunggu deklarasi yang akan disampaikan Senin (19/8/2024).
Deklarasi itu akan dihadiri oleh parpol pengusungnya yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM).
KIM sudah hampir bulat untuk mengusung Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023, Ridwan Kamil, maju di Pilkada Jakarta 2024.
Sejumlah partai yang sebelumnya mengusung Anies Baswedan juga tengah menjalin komunikasi dengan KIM. Partai-partai seperti PKS, PKB, dan Nasdem itu memberikan sinyal untuk bergabung membuat koalisi yang lebih besar, KIM Plus.
Hal ini membuat pencalonan Anies Baswedan di Pilkada Jakarta terancam batal.
Tribunnews


