TGB Zainul Majdi Gambarkan Kasus Ferdy Sambo: Sangat Menyedihkan
Selasa 30 Agustus 2022 18:55 WIBJAKARTA - Kasus tewasnya Brigadir J karena skenario dari mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo turut mengundang perhatian dari Ketua Harian Nasional Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi
Kasus yang melibatkan perwira tinggi Polri ini cukup mengejutkan.
"Ya, kalimat singkat untuk menggambarkannya tragis dan sangat menyedihkan,” ujar TGB saat menjadi narasumber di Channel YouTube Back To BDM di Jakarta, Selasa (30/8/2022).
Budiman Tanuredjo yang memandu acara mengatakan kepada TGB, kasus ini mengharu biru selama dua bulan terakhir menyita perhatian segenap masyarakat Indonesia.
BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com
Menanggapi hal itu, TGB mengatakan secara normatif untuk menyebut Ferdy Sambo salah setelah proses hukum berjalan.
Namun, secara khusus TGB menyoroti kewenangan yang besar dapat disalahgunakan bila tak dibarengi sikap amanah.
“Kalau kewenangan itu kita maknakan sebagai amanah, maka kita akan memprosesnya dengan sebaik mungkin,” tegasnya.
Mantan Gubernur NTB dua periode ini melanjutkan setiap peristiwa selalu diharapkan ada blessing, maka pada kasus Brigadir J ini dapat menjadi spirit bagi institusi yang di dalamnya ada hampir 500.000 anak bangsa mengabdi dapat lebih baik lagi.
“Ini suatu hentakan yang luar biasa. Sejarah selalu melahirkan hentakan-hentakan. Hentakan yang luar biasa ini akan membuat Polri menjadi lebih baik,” paparnya.
BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com
Kasus meninggalnya Brigadir J yang merupakan ajudan Irjen Ferdy Sambo sangat menyita perhatian publik Indonesia. Setelah sebelumnya disebut meninggal akibat tembak-menembak dengan Bharada E, belakangan hal tersebut terpatahkan.
Muncul skenario pembunuhan yang dibuat oleh mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo. Skenario ini pun sampai menyeret sejumlah perwira di tubuh Polri.
Namun, dengan tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendorong supaya tim khusus Mabes Polri mengusut kasus ini secara terang-benderang.
SINDOnews.com


