Daftar Anggota
  • Berita
  • Tidak Sekadar Gowes, Komunitas Sepeda Tua Ikut Menjaga Sejarah Indonesia
Tidak Sekadar Gowes, Komunitas Sepeda Tua Ikut Menjaga Sejarah Indonesia
Perwakilan Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Teddy Nugraha dalam Podcast YouTube Partai Perindo, Sabtu (26/3/2022).

Tidak Sekadar Gowes, Komunitas Sepeda Tua Ikut Menjaga Sejarah Indonesia

Senin 28 Maret 2022 09:43 WIB

JAKARTA -- SELAMA pandemi Covid-19, banyak kalangan masyarakat rutin melakukan olahraga sepeda. Karena itu, penjualan sepeda pun sempat meningkat.

Menanggapi fenomena ini, perwakilan Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Teddy Nugraha mengatakan sepeda tidak sekadar tren, tapi juga mempunyai komunitas untuk menjaganya.

BACA JUGA: Partai Perindo Perbaiki Jalan Rusak Selama 15 Tahun Tak Diurus, Warga: Ini Luar Biasa Sekali!

Ia mengungkapkan, tidak hanya di Jakarta, tapi di seluruh Indonesia juga terdapat komunitas sepeda yang mewakili daerahnya masing-masing. Mulai sepeda tua atau ontel hingga model kekinian.

"Jakarta punya KOBA, Komunitas Ontel Batavia. Bandung punya PSBB, Persatuan Sepeda Bandung Baheula, dan banyak lagi semua nama-nama komunitasnya," ujar Teddy dalam Podcast YouTube Partai Perindo bertajuk 'Romantisme Gowes Sepeda Tua di Era Metaverse', Sabtu (26/3/2022).

BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com

Teddy menambahkan, dirinya dan seluruh komunitas sepeda di Indonesia bangga akan nama klubnya.

Meskipun berbeda-beda, visi dan misi yang dibawanya tetaplah sama, yakni menjaga keberadaan sepeda tua yang hingga saat ini masih ada di Indonesia.

Selain itu, kata Teddy, adanya sepeda tua ini adalah bagian dari sejarah di Indonesia. Dahulu para penjajah seperti Belanda yang termasuk salah satu negara membawa sepeda ontel ke Tanah Air.

"Tapi kita sama-sama (mengingatkan) kalau kita adalah pelaku sejarah. Mempertahankan apa yang Indonesia punya saat ini. Di mana yang sudah hancur lebur, banyak. Tapi itulah rasa yang sama untuk memiliki, menjaga, dan merawat sehingga timbullah kebersamaan," tuturnya.

BACA JUGA: Untuk informasi dan keanggotaan, kunjungi http://bit.ly/MemberPartaiPerindo

Ia melanjutkan, keberadaan sepeda tua saat ini benar-benar harus dipertahankan.
Maka itu, melalui komunitas sepeda ini diharapkan dapat saling menjaga satu sama lainnya.

Sebab pemilik sepeda ini juga tidak mengenal usia, sehingga adanya komunitas tersebut dapat makin mempererat jalin kekuatan dengan yang lainnya.

Okezone