Daftar Anggota
  • Berita
  • Tidak Transparan, LKPJ Wali Kota Ambon Ditolak Fraksi Perindo
Tidak Transparan, LKPJ Wali Kota Ambon Ditolak Fraksi Perindo

Tidak Transparan, LKPJ Wali Kota Ambon Ditolak Fraksi Perindo

Minggu 08 Agustus 2021 09:44 WIB

AMBON - Rapat Paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) APBD Wali Kota Ambon tahun 2020 diwarnai dengan aksi walk out dua fraksi DPRD.

Dua fraksi itu masing-masing fraksi Perindo dan fraksi PKB.

Ketua Fraksi Perindo DPRD Kota Ambon, La Ode Rawidin memastikan penolakan Fraksi Perindo bukan tanpa alasan.

Fraksi Perindo menilai, dana yang dicairkan untuk penanganan virus Covid-19 di Kota Ambon tidak pernah dirincikan dengan baik oleh Pemkot Ambon.

"Masyarakat bertanya-tanya ke kita anggota DPRD soal dana ini. Kita pun tidak mengetahui penyebab Pemkot tidak pernah melaporkan itu secara terperinci ke lembaga ini. Inilah yang menjadi dasar kita untuk menolak LKPJ APBD Wali Kota Ambon tahun 2020," kata La Ode Rawidin, baru-baru ini.

Sementara, Ketua Fraksi PKB, Ari Sahertian menyatakan sikap Fraksi PKB tegas menolak LKPJ APBD Wali Kota Ambon karena dinilai sangat tidak transparan.

"Makanya kami lakukan walk out dan menolak LKPJ APBD Wali Kota Ambon 2020. Pemkot sangat tidak transparan mengenai anggaran ke lembaga ini," kata Sahertian.

Dia menjelaskan tim badan anggaran (banggar) DPRD Ambon bersama tim Covid Kota Ambon telah menyepakati untuk penanganan Covid-19 sebesar Rp56 miliar.

Namun realisasi anggaran mengalami peningkatan menjadi Rp64 miliar. Peningkatan anggaran itu pun tanpa ada persetujuan dengan DPRD Kota Ambon.

Meski dua fraksi ini walk out, namun rapat pembahasan LKPJ Walikota Ambon tahun 2020 tetap dilanjutkan dan mendapat persetujuan dari tujuh fraksi lainnya, di antaranya fraksi Golkar, PDIP, Gerindra, Demokrat, Nasdem, Hanura dan fraksi gabungan PKS-PPP.

Tribunnews