Timnas Wanita Indonesia Harus Serius Cari Pemain Berbakat Cikal Bintang
Senin 11 Juli 2022 19:29 WIBJAKARTA - PSSI memasang target tinggi di Piala Asia Wanita 2038 . Sekertaris Jenderal Asosiasi Sepakbola Wanita Indonesia (ASBWI), Souraiya Farina Alhaddar mengatakan pencarian bakat pemain harus dimulai dari sekarang.
Seperti kita tahu, Garuda Pertiwi -julukan Timnas Indonesia Wanita- babak belur di Grup B Piala Asia Wanita 2022.
Belajar dari kesalahan tersebut, Timnas Indonesia Wanita terus diminta berbenah agar bisa bersaing di level internasional.
Oleh sebab itu, Sekjen ASBWI Souraiya Farina Alhaddar meminta pencarian bibit berbakat sudah mulai dilakukan dari sekarang.
BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com
Berbicara di Podcast AkSI Nyata #DariKamuUntukIndonesia diakun YouTube Partai Perindo, Sabtu (9/7/2022), Farina berharap ‘pembibitan bakat’ itu dapat tercapai pada saat itu.
“Kenyataannya saat ini (sepak bola wanita) Indonesia belum bisa berbicara banyak di Internasional, dan juga di Asia. Kenapa demikian? Tentu kalau kita bicara keberhasilan Timnas (Indonesia) itu kita berbicara tentang 10 tahun atau 15 tahun ke belakang,” kata Farina.
BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo
“Saat ini, kita ASBWI punya program memulai dari usia 10 tahun. Kenapa? Karena PSSI punya target pada tahun 2038, menjadi semifinalis Piala Asia Wanita 2038,” sambungnya.
“Artinya, ketika kita targetnya 2038 (masuk semifinal Piala Asia Wanita 2038), kita harus mencari bibit berbakat, yang usianya 9, 10, 12 tahun. Harus dimulai dari sekarang,” tambahnya.
Selain perihal pembibitan, Farina juga berharap sepakbola wanita di Indonesia bisa perlahan lepas dari stigma.
Mengingat, sepakbola wanita masih sering dipandang sebelah mata oleh sebagian orang.
“Kalau stigma (terhadap sepak bola wanita) tentu masih ada, karena kita tidak bisa mengubah secara drastis. Tantangan yang paling berat adalah isu gendernya, tapi kita enggak mau terus terjebak di situ,” tukas Farina.
SINDOnews.com


