Tokoh Masyarakat Melayu H Awaludin 'Panglimo Gedang' Dukung Perjuangan Politik Partai Perindo Kota Dumai
Jumat 10 Maret 2023 16:06 WIBDUMAI - Pengurus DPD Partai Perindo Dumai melakukan kunjungan ke tokoh masyarakat Melayu H Awaludin atau yang kerap disapa Panglimo Gedang. Kunjungan ini dalam rangka silaturahmi dengan para tokoh masyarakat Melayu di Kota Dumai.
Kedatangan jajaran pengurus yang dipimpin langsung oleh Ketua DPD Perindo Kota Dumai Antonius Nainggolan, dan sekretarisnya Heriawan, bendahara Ir Sarma Aris Lumban Gaul disambut baik oleh H Awaludin di sebuah restoran di Jalan Patimura pada, Kamis (9/3/2023).
BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com
Kunjungan DPD Partai Perindo Kota Dumai bertujuan untuk menjalin silaturahmi dengan para tokoh masyarakat sekaligus meminta dukungan dan wejangan untuk persiapan pada perhelatan Pemilu tahun 2024 mendatang.
"Tujuan kunjungan kami kepada tokoh masyarakat Melayu Dumai yaitu H Gedang untuk menjalin silaturahmi dan meminta wejangan atau nasehat kepada tokoh tokoh masyarakat Melayu Kota Dumai menjelang Pemilu yang akan datang," ungkap Antonius Nainggolan.
Sementara, Panglimo Gedang mendukung penuh perjuangan politik Partai Perindo, karena partai bernomor urut 16 di kertas suara pada Pemilu 2024 tersebut menjunjung nilai-nilai adat dan budaya Melayu karena memakai tanjak.
"Saya mendukung penuh perjuangan politik DPD Partai Perindo Kota Dumai karena menjunjung nilai-nilai budaya Melayu dengan memakai Tanjak," ujar Panglimo Gedang.
BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan PartaiPerindo,kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo
Dikatakannya Tanjak merupakan simbol budaya Masyarakat Melayu yang harus dipertahankan dan dibangkitkan. Pelestarian pengenalan Tanjak di Kota Dumai, tentunya demi mewujudkan masyarakat yang bermarwah, maju dan sejahtera.
"Partai Perindo Kota Dumai mewujudkan penguatan nilai-nilai budaya Melayu menuju terciptanya masyarakat Kota Dumai yang berkarakter serta peningkatan kualitas pemahaman nilai-nilai budaya dan kearifan lokal," tutup Panglimo Gedang.
Mitratoday


