Waketum Kartini Perindo Paparkan Cara Agar Terhindar dari Kekerasan Seksual pada Anak
Rabu 22 Desember 2021 19:12 WIBJAKARTA - Wakil Ketua Umum DPP Kartini Perindo Ratih Gunaevy membeberkan beberapa cara yang bisa diterapkan kepada anak perempuan agar terhindar dari pelecehan maupun kekerasan seksual.
Hal itu dimulai dari cara paling mendasar, yakni mengajarkan anak untuk menjadi sosok yang memiliki tingkat kepercayaan diri tinggi.
"Sehingga anak kita itu tidak mudah di-bully oleh orang lain, memiliki daya tolak dan tidak mudah dirayu," ujar Ratih dalam Webinar Partai Perindo, Rabu (22/12/2021).
BACA JUGA: Besok! Partai Perindo Gelar Webinar Perlindungan Hak-Hak Perempuan, Daftar di Sini!
Lebih jauh dituturkan, sebisa mungkin para orang tua dapat mengajarkan tentang pendidikan seksualitas. Adapun caranya, bisa dengan menunjukkan bagian tubuh mana yang tidak boleh disentuh oleh orang lain dan harus dilindungi.
"Kita tunjukkan bagian tubuh mana yang harus dilindungi dan tidak boleh disentuh. Area private dari tubuh anak tersebut misalnya, paha, mulut, alat kelamin, dada, dan bokong," jelasnya.
BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo
Ratih turut mengimbau kepada orang tua agar jangan pernah memaksa anak untuk memeluk dan mencium orang lain, sekalipun itu saudara.
Apalagi, sambungnya, kalau anak itu tidak mau melakukan hal tersebut.
"Bersalaman saja sudah cukup, bukan berarti kita mengajarkan tidak hormat, tetapi hal ini penting untuk menumbuhkan penghargaan pada dirinya atas tubuhnya sendiri," ucapnya.
BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com atau hubungi (021) 5068200 dan (WA) 081901002376
Kemudian, para orang tua juga diminta untuk bisa mengajarkan anak untuk menghormati orang lain dan mendidik anak untuk melakukan penolakan atas sesuatu hal yang dirasa kurang etis.
"Karena terkadang anak-anak itu masih mudah diiming-imingi, dirayu. Misalnya anak itu ditawari permen atau diajak beli mainan," jelasnya.
Okezone


