Waketum Partai Perindo: Gelombang Protes Tunda Pemilu Jangan Dianggap Remeh
Selasa 29 Maret 2022 09:06 WIBJAKARTA - Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Perindo DR Ferry Kurnia Rizkiyansyah meminta kepada pemerintah untuk tidak meremehkan gelombang aksi unjuk rasa tolak penundaan pemilu.
Dia menyampaikan hal tersebut pasca-adanya gerakan protes ke jalan yang dilakukan oleh aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa se-Indonesia (BEM SI) di Patung Kuda, Jakarta Pusat.
Mantan anggota Komisi Pemilihan Umum RI tersebut menyampaikan gerakan protes saat ini masih terkonsolidasi.
Untuk itu, dia memandang saat ini baru tampak gerakan demokrasi yang muncul di permukaan, tetapi jangan untuk dianggap remeh.
"Saat ini, gerakan protes tunda pemilu tersebut masih dalam bentuk yang tersalurkan dengan aman. Tetapi, jika ekskalasi ini dengan masifnya, lama kelamaan gelombang ini juga akan berpotensi mencederai proses demokrasi yang ada," kata Ferry dalam tayangan langsung PrimeTime iNews, Senin (28/3/2022) malam.
BACA JUGA: Aliansi BEM Tolak Tunda Pemilu, Partai Perindo Nilai Gelombang Protes akan Terus Berdatangan
Ferry menyampaikan, meski wacana tunda pemilu ini masih bersifat isu, tetapi publik masih memiliki pengalaman yang traumatis.
Selain itu, dia memandang publik juga sudah menyampaikan keberatan atas penundaan pemilu melalui survei dan berlandaskan adanya undang-undang pemilu yang sudah ada.
"Jika ini terus dibiarkan gerakan protes tersebut dapat menjadi bola salju, tersebar secara sporadis dan jangan dianggap remeh. Ini patut menjadi pertimbangan pemerintah," tutur Ferry mengimbau.
BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com
Sebelumnya, Ferry menegaskan, Pemilu 2024 yang dilaksanakan pada 14 Februari 2024 perlu mendapatkan dukungan dari semua pihak.
Hal tersebut kata Ferry Kurnia penting untuk meminimalisasi wacana penundaan Pemilu 2024 ataupun perpanjangan masa jabatan Presiden menjadi tiga periode yang digaungkan kelompok elite tertentu.
BACA JUGA: Untuk informasi dan keanggotaan, kunjungi http://bit.ly/MemberPartaiPerindo
"Saya pikir semuanya di kita coba dudukkan pada kondisi yang harus kita baca secara komprehensif. Misalkan pada konteks aktualisasi, konstitusi seperti apa, bagaimana mekanisme dijalankan, persiapan yang sudah dilakukan," ujar Ferry di Kantor DPP Partai Perindo, Menteng Jakarta Pusat Jumat lalu.
Okezone


