Wakil Rakyat Partai Perindo Maluku Minta Warga Menahan Diri & Tidak Terprovokasi
Rabu 26 Januari 2022 16:12 WIBAMBON -- Wakil Ketua Komisi I DPRD Maluku dari Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Yantje Wenno meminta aparat kepolisian mendirikan posko pengamanan permanen di perbatasan Desa Ori dan Kariuw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah. Pendirian posko permanen itu untuk menghidari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
BACA JUGA: Usai Digusur, Politisi Partai Perindo Maluku Desak Pemkot Ambon Segera Siapkan Lahan bagi PKL
Wenno yang juga Ketua Fraksi Partai Perindo Amanat Berkarya di DPRD Maluku ini pun turut menyayangkan bentrokan yang terjadi di dua desa bertetangga tersebut.
Menurut Wenno sejatinya persoalan ini tidak terjadi seperti sekarang ini. Sebab, tiga bulan lalu warga Kariuw sudah menyurati DPRD Maluku soal situasi di tempat tinggal mereka yang mengarah ke konflik.
BACA JUGA: Untuk informasi dan keanggotaan, kunjungi http://bit.ly/MemberPartaiPerindo
"Di mana mereka minta adanya pos Brimob di perbatasan kedua desa agar tidak terjadi konflik. Namun ini tidak ditanggapi serius oleh pihak kepolisian," kata Wenno kepada Siwalimanews, Rabu (26/1/2022).
Pada kesempatan itu, Wenno juga mengimbau warga di dua desa itu untuk bersabar serta menahan diri dan mempercayakan masalah tersebut ditangani aparat kepolisian.
Selain itu, Wenno berpesan kepada warga untuk tidak terprovokasi dengan isu-isu menyesatkan yang dapat menganggu stabilitas keamanan dan tetap menjaga persatuan.
BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com
"Sekali lagi saya minta kepada pihak kepolisian agar menempatkan pos permanen di perbatan kedua desa demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," pinta Wenno.
Siwalimanews.com


