Daftar Anggota
  • Berita
  • Warga Makassar Keluhkan Lahan SD Pajjaiang & Layanan Kesehatan, Yulius Patandianan Siap Tindak Lanjuti
Warga Makassar Keluhkan Lahan SD Pajjaiang & Layanan Kesehatan, Yulius Patandianan Siap Tindak Lanjuti
Warga Makassar Keluhkan Lahan SD Pajjaiang & Layanan Kesehatan, Yulius Patandianan Siap Tindak Lanjuti

Warga Makassar Keluhkan Lahan SD Pajjaiang & Layanan Kesehatan, Yulius Patandianan Siap Tindak Lanjuti

Senin 16 Februari 2026 09:37 WIB

MAKASSAR - Sejumlah persoalan mendasar masih membelit warga Kelurahan Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan. Mulai dari pelayanan kesehatan yang belum optimal, ketidakjelasan ganti rugi lahan sekolah, hingga kebutuhan sarana dan utilitas umum yang belum tertata.

Dampak paling terasa dialami siswa SD Pajjaiang. Hingga kini, status ganti rugi lahan sekolah tersebut belum tuntas. Akibatnya, kegiatan belajar mengajar berlangsung sementara di Jalan Goa Ria, cukup jauh dari lingkungan tempat tinggal sebagian siswa. Orang tua pun harus menanggung tambahan ongkos dan waktu tempuh.

Kondisi itu tidak hanya menyulitkan orang tua, tetapi juga memengaruhi efektivitas belajar anak-anak. “Kami berharap persoalan lahan ini cepat selesai dan pemerintah menyiapkan angkutan sekolah untuk meringankan beban kami,” ujar Ira, salah satu orang tua siswa, Kamis (12/2/2026). 

Tak hanya sektor pendidikan, warga Sudiang Raya mengharapkan pelayanan kesehatan yang lebih baik. “Pelayanan kesehatan masih perlu ditingkatkan. Kami berharap ada perhatian lebih,” kata warga bernama Antonius. 

Ketua RW 3 Sudiang Raya Burhanuddin menambahkan persoalan prasarana, sarana dan utilitas umum (Pasum-Pasos) yang dinilai membutuhkan perhatian serius pemerintah kota.

Semua aspirasi tersebut disampaikan kepada anggota DPRD Kota Makassar Yulius Patandianan dalam Reses Kedua Masa Sidang Kedua Tahun 2025/2026 di wilayah itu. Legislator Partai Perindo ini akan menindaklanjuti seluruh masukan dengan berkoordinasi bersama instansi terkait.

“Terkhusus permintaan angkutan sekolah, kami akan berkomunikasi langsung dengan Wali Kota Makassar untuk mendapatkan kepastian,” ungkap Yulius yang duduk di Komisi D DPRD Kota Makassar. 

Sementara itu, Lurah Sudiang Raya Muhamad Hari Setyadi mengapresiasi komitmen Yulius dalam menyerap aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses. 

Dia berharap langkah tersebut segera berbuah kebijakan konkret, terutama untuk memastikan akses pendidikan dan layanan dasar yang lebih layak di Sudiang Raya. “Kami berharap melalui reses ini, berbagai persoalan warga dapat segera mendapatkan solusi,” tuturnya.