Daftar Anggota
  • Berita
  • Webinar Partai Perindo, Analis Politik: Koalisi Partai Nonparlemen Harapan Baru Indonesia
Webinar Partai Perindo, Analis Politik: Koalisi Partai Nonparlemen Harapan Baru Indonesia
Analis Politik Arif Nurul Iman dalam webinar Partai Perindo, Jumat (11/3/2022)

Webinar Partai Perindo, Analis Politik: Koalisi Partai Nonparlemen Harapan Baru Indonesia

Jumat 11 Maret 2022 17:08 WIB

JAKARTA - Analis Politik Arif Nurul Iman menyebutkan langkah Partai Persatuan Indonesia (Perindo) melakukan konsolidasi dengan partai nonparlemen lain adalah sebuah kabar baik bagi kancah politik tanah air. Baginya, hal itu menjadi harapan baru di Indonesia.

Arif mengatakan adanya konsolidasi dari gabungan partai nonparlemen merupakan dinamika yang hangat untuk disajikan dalam ranah politik. Hal itu guna menetralisir dominasi partai-partai yang ada di parlemen.

"Yang saya tekankan adalah, ketika koalisi ini benar-benar terjadi tentu memunculkan harapan baru. Terutama bagi dominasi partai-partai besar yang ada di Senayan," ujar Arif dalam webinar Partai Perindo bertemakan Survei Politik & Pemilu 2024, Jumat (11/3/2022).

BACA JUGA: Rudi Zulham Yakinkan Kader Partai Perindo Raih Sukses di 2024

Menurut Arif, koalisi nonparlemen tidak hanya menjadi angin segar di kancah politik. Namun, bisa menjadi kendaraan politik bagi tokoh-tokoh yang memiliki elektabilitas nantinya.

"Ini juga menjadi kabar baik bagi para tokoh-tokoh yang memiliki elektabilitas tinggi, tetapi tidak memiliki kendaraan politik," katanya.

BACA JUGA: Untuk informasi dan keanggotaan, kunjungi http://bit.ly/MemberPartaiPerindo

Lanjutnya, para pemangku politik dan lembaga survei perlu menilai lebih lanjut dengan menggencarkan survei kepada koalisi partai nonparlemen. Karena, konsolidasi serius telah terjadi dalam perencanaan Pemilu 2024.

"Simulasi survei yang harus dilakukan oleh para surveyor politik. Karena ini secara real, partai-partai nonparlemen sudah menjalankan konsolidasi dan merencanakan untuk mengusung capres di 2024," ucap Arif.

BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com

Arif menyarankan lembaga survei perlu mencari tahu siapa dan seperti apa sosok-sosok potensial yang nantinya diusung oleh koalisi nonparlemen dalam mengusung Pemilu 2024.

"Tentunya, simulasi survei politik nonparlemen perlu dijajaki dengan
kuesioner-kuesioner tentang sosok-sosok yang potensial diusung oleh koalisi partai nonparlemen," ujarnya.

Okezone