Yuni Astuti, Satu-satunya Perempuan yang Jadi Ketua Parpol di DIY
Rabu 09 Maret 2022 11:50 WIBYOGYAKARTA -- Nama Yuni Astuti mungkin mulai banyak diperbincangkan beberapa waktu terakhir di DIY. Yuni pernah melakukan aksi viral membagi-bagikan uang bagi petugas parkir dan ojek online dari atas mobil Hummer kemudian juga sempat muncul kembali sebagai salah satu calon terkuat pengganti Hanafi Rais di DPR RI, meski kemudian urung terjadi karena memilih keluar dari PAN.
Perjalanan Yuni Astuti memang cukup menarik, karena awalnya ia merupakan Ketua Badan Pengusaha Pemuda Pancasila sebelum terjun ke dunia politik. Ia kerap berbagi pada sesama, dan menjadi calon legislatif DPR RI dengan raihan suara satu strip di bawah Hanafi Rais di PAN.
BACA JUGA: Untuk informasi dan keanggotaan, kunjungi http://bit.ly/MemberPartaiPerindo
Kini, ternyata Yuni berlabuh ke Partai Perindo. Ketua Umum DPP Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo langsung mempercayakan tampuk kepemimpinan Partai Perindo di DIY pada perempuan asal Kulonprogo ini.
Yuni saat ini tercatat sebagai satu-satunya perempuan yang menjabat sebagai ketua partai politik di DIY. Hal ini cukup menyita perhatian, karena peta perpolitikan di DIY memang cukup dinamis selama ini.
Kepada wartawan saat berbincang, Kamis (3/3/2022) lalu, Yuni mengaku pilihan untuk berlabuh ke Partai Perindo datang dari hatinya sendiri. Padahal, saat itu ia menjadi calon terkuat pengganti Hanafi Rais yang secara langsung akan membawanya ke Jakarta sebagai legislator wakil DIY.
“Perempuan di dunia politik dan memegang top level di tingkat propinsi menjadi hal yang jika dibilang berat ya berat kalau dibilang mudah ya mudah. Selama ini saya mengalir saja, yang penting tetap amanah dan ada progress ke arah yang lebih baik untuk Partai Perindo DIY. Ini adalah pilihan hati saya, jadi akan saya jalani dengan setulus dan semaksimal mungkin,” ungkapnya.
BACA JUGA: Partai Perindo Berikan Bansos kepada Komunitas Nelayan di Kalibaru Cilincing
Pekerjaan rumah bagi Yuni justru semakin besar di Partai Perindo, karena partai tersebut kini menargetkan bisa berbicara banyak di Pemilu 2024 mendatang. Ia pun harus bekerja keras bergerilya di lima kabupaten/kota DIY membangun jejaring partai.
“Jujur, saya itu mempunyai jiwa petarung. Saya itu biasa berjuang untuk mendapatkan sesuatu. Di Partai Perindo DIY, saya ini juga bertarung untuk menata partai agar lebih baik ke depannya dan dapat meraih hasil yang terbaik di Pemilu 2024 mendatang,” tandasnya yakin.
Yuni mengungkap, seni seorang perempuan mengelola partai politik disebut layaknya mengarungi bahtera rumah tangga. Bagaimana karakteristik masing-masing anggota keluarga harus diketahui agar kehidupan dalam keluarga bisa berjalan dengan harmonis.
“Perempuan atau ibu itu juga memegang peranan ekonomi yang menentukan bagaimana sebuah keluarga akan sukses. Dia selain bisa turut mencari pemasukan juga yang mengelola keuangan. Ini menentukan keluarga akan dikelola seperti apa,” imbuh Yuni.
BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com
Yuni juga mengajak agar perempuan-perempuan di Indonesia dan khususnya DIY mau ikut terjun ke dunia politik. Banyak hal yang bisa dilakukan oleh perempuan di dalam politik.
“Banyak yang bisa kami (perempuan) lakukan di politik. Makanya saya mengajak agar perempuan-perempuan terutama yang di DIY agar mau ikut aktif di dunia politik,” pungkasnya.
KRjogja


