Yunus Panie Upayakan Perbaikan Infrastruktur & Akses Kesehatan di Rote Ndao
Rabu 13 Mei 2026 17:36 WIBROTE NDAO - Jalan rusak, fasilitas kesehatan tak berfungsi, hingga sulitnya warga membawa hasil bumi menjadi persoalan yang menumpuk di Desa Lidor, Kecamatan Loaholu, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. Kondisi itu membuat akses kesehatan, pendidikan dan aktivitas ekonomi masyarakat ikut terhambat.
“Keluhan kualitas jalan ini harus ditindaklanjuti serius karena menyangkut kepentingan masyarakat luas. Kalau pekerjaan tidak sesuai spesifikasi, tentu harus diawasi kembali agar anggaran negara tidak terbuang sia-sia,” ujar anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao dari Partai Perindo Yunus Panie, Rabu (13/5/2026).
Sorotan Infrastruktur dan Aktivitas Ekonomi Warga
Keluhan tersebut mengemuka dalam pertemuan warga di Dusun Oeine, Desa Lidor. Warga menyoroti kualitas pembangunan jalan sepanjang 900 meter yang baru selesai dikerjakan namun dinilai tidak sesuai spesifikasi teknis dan dikhawatirkan cepat rusak.
Selain itu, warga juga meminta perhatian terhadap jalan penghubung dari Feama Fatunao hingga Mundek menuju Desa Lidor yang kondisinya rusak parah. Akses tersebut selama ini menjadi jalur utama warga untuk membawa pasien sakit, ibu bersalin, hingga mengangkut hasil pertanian ke pasar.
Menanggapi persoalan tersebut, Yunus menyatakan akan memperjuangkan alokasi anggaran sekaligus mendorong pengawasan lebih ketat terhadap proyek infrastruktur di wilayah pedesaan.
Menurutnya, kualitas jalan tidak hanya menentukan mobilitas warga, tetapi juga berdampak langsung pada pelayanan kesehatan, akses pendidikan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Dorongan Akses Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
Dalam pertemuan itu, Yunus juga menyampaikan rencana perpanjangan jalan sekitar satu kilometer menuju lokasi Puskesmas Pembantu (Pustu) di wilayah tersebut. Langkah itu disiapkan untuk menghidupkan kembali fasilitas kesehatan yang selama ini belum beroperasi optimal.
Akses jalan menuju fasilitas kesehatan dinilainya menjadi kebutuhan mendesak agar warga tidak lagi menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pelayanan medis.
“Kehadiran saya di sini adalah bukti nyata Partai Perindo hadir dan peduli pada masyarakat. Segala aspirasi mulai dari kesehatan, infrastruktur, pertanian, hingga kebutuhan dasar akan saya bawa ke sidang dewan untuk diperjuangkan alokasi anggarannya,” tutur Yunus.
Selain menyerap aspirasi warga, dia juga menggelar pemeriksaan kesehatan gratis dan membagikan obat-obatan bagi masyarakat. Empat unit meteran listrik gratis turut diserahkan kepada warga Dusun Oeine untuk membantu kebutuhan dasar masyarakat.
Warga juga menyampaikan sejumlah kebutuhan lain, mulai dari bantuan traktor pertanian, perbaikan jaringan perpipaan untuk irigasi, hingga bantuan rumah layak huni bagi masyarakat yang belum memiliki tempat tinggal memadai.
“Saya pastikan suara warga Lidor akan terdengar dan diperjuangkan sampai terwujud,” tegas Yunus.


