Daftar Anggota
  • Berita
  • Hari Kesaktian Pancasila, Penyemangat Bagi Pemuda Perindo sebagai Agen Perubahan
Hari Kesaktian Pancasila, Penyemangat Bagi Pemuda Perindo sebagai Agen Perubahan
Ketua DPW Pemuda Perindo Nusa Tenggara Barat (NTB) Jopi Hendrayani

Hari Kesaktian Pancasila, Penyemangat Bagi Pemuda Perindo sebagai Agen Perubahan

Jumat 01 Oktober 2021 21:19 WIB

JAKARTA -- Hari Kesaktian Pancasila yang dirayakan setiap 1 Oktober merupakan momentum bagi Pemuda Perindo untuk menjadi agent of change dalam membangun bangsa dan negara Indonesia menuju perubahan yang lebih baik agar peristiwa Gerakan 30 September (G30S)-PKI tak lagi terulang.

"Pemuda Perindo menjadikan momentum Hari Kesaktian Pancasila sebagai lecutan semangat agar mampu berbuat maksimal dan agen perubahan, agar kejadian kelam itu tidak akan pernah terjadi lagi," kata Ketua DPW Pemuda Perindo Nusa Tenggara Barat (NTB) Jopi Hendrayani, Jumat (1/10/2021).

Memaknai Hari Kesaktian Pancasila, tentunya Pemuda Perindo akan terus berkontribusi di negara yang begitu luar biasa ini yang didapatkan dengan penuh tumpah darah yang tidak lepas dari perjuangan rakyat Indonesia dan jasa para pahlawan.

Seperti diketahui, untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungi www.partaiperindo.com.

Jopi mengatakan peristiwa G30S-PKI merupakan sejarah kelam bagi bangsa dan negara Indonesia, tentu sebagai generasi penerus bangsa Pemuda Perindo akan selalu mengenang jasa para pahlawan revolusi yang gugur dengan memperingati Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober.

BACA JUGA: Pemuda Perindo Sulut Sebut Hari Kesaktian Pancasila Moment Memperkuat Persatuan dan Kesatuan Anak Bangsa

Selain itu, peringatan Hari Kebangkitan Pancasila menjadi pendorong bagi Pemuda Perindo dalam membentengi peranan Pancasila sebagai dasar negara maupun ideologi bangsa.

"Kebangkitan Pancasila merupakan hari di mana kita harus menghormati jasa para pahlawan yang melindungi kesucian luhur Pancasila," ungkapnya.

Diketahui, setiap 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kebangkitan Pancasila untuk mengenang jasa para pahlawan revolusi yang gugur dalam peristiwa G30S-PKI.

Para pahlawan revolusi terdiri dari 6 perwira tinggi dan 1 perwira menengah yang menjadi korban dalam peristiwa G30-S PKI.

Ketujuh pahlawan revolusi itu di antaranya yaitu; Letnan Jenderal Ahmad Yani, Mayor Jenderal Suprapto, Mayor Jenderal MT Haryono, Mayor Jenderal Siswondo Parman, Brigadir Jenderal D I Panjaitan, Brigadir Jenderal Sutoyo Siswomiharjo dan Lettu Pieere Andreas Tendean yang merupakan ajudan dari Jenderal Besar Abdul Haris Nasution yang masuk daftar jenderal yang diculik G30S-PKI.