Mainan Tradisional Tingkatkan Sosialisasi & Motorik Anak
Rabu 16 Maret 2022 20:23 WIBJAKARTA – Wahyu Ajiningrat, pengrajin sekaligus pengusaha mainan tradisional menilai, adanya game online berpengaruh besar pada minat masyakarat terhadap mainan tradisional.
Saat ini kata dia, anak-anak yang tidak mengetahui mainan tradisional merupakan dampak dari hilangnya peran orangtua yang tidak memperkenalkan budaya Tanah Air.
"Mainan itukan kaitannya dengan anak-anak, saya berpikir, milenial-milenial yang sudah punya anak seharusnya mengenalkan ke anaknya," ujar Wahyu dalam Podcast Aksi Nyata, Rabu (16/3/2022).
BACA JUGA: Usaha Mainan Tradisional, Wahyu Ajiningrat: Ini Bagian dari Budaya
Dikatakan Wahyu, mainan tradisional justru dapat menghilangkan karakter anak yang hobi bermalas-malasan. Karena, hampir seluruh mainan tradisional sifatnya motorik.
"Karena ini, mainan tradisional kita kebanyakan motorik. Beda dengan mainan sekarang yang gerak hanya jari saja. Begitu remaja, hobi rebahan," ucapnya.
Baca Juga: Di PodcastAksi Nyata, Pengusaha Mainan Tradisional Ini Pernah Ekspor ke Luar Negeri
Wahyu membeberkan, banyak anak Indonesia yang sibuk bergelut dalam dunia game online. Sehingga, anak kehilangan proses sosialisasi di masa kecil.
"Dengan adanya mainan tradisional, anak-anak bisa bersosialisasi, karena tidak mungkin misalnya main kelereng itu sendiri," jelasnya.
BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com
Partai Persatuan Indonesia (Perindo) melalui Podcast Aksi Nyata mengulik sisi menarik dari seorang pedagang mainan tradisional asal Yogyakarta. Acara tersebut dipandu langsung oleh presenter kawakan Herjuno Syaputra.
Pengusaha mainan tradisional dengan olahan bambu tersebut bernama Wahyu Ajiningrat.
Ia menjelaskan, mainan tradisional yang dinilai kuno oleh masyarakat milenial di Indonesia, justru begitu diminati di luar negeri.
BACA JUGA: Untuk informasi dan keanggotaan, kunjungi http://bit.ly/MemberPartaiPerindo
"Main-mainan ini walaupun seperti, tapi laku di luar negeri," ujar Wahyu yang juga merupakan anggota Komunitas Mainan Tradisional.
Okezone


