Mangkrak, Partai Perindo Surabaya Angkat Bicara soal Proyek Jembatan Bambu Mangrove
Jumat 19 November 2021 17:15 WIBSURABAYA – Kasus mangkraknya jembatan bambu wisata Mangrove Wonorejo tidak hanya disoroti wakil rakyat Kota Surabaya, Partai Perindo pun angkat bicara.
Ketua DPD Partai Perindo Kota Surabaya, Samuel Teguh Santoso mengatakan kendati jembatan tersebut sudah dibangun, tetapi seharusnya ada pertanggungjawaban dalam pelaksanaan pembangunan proyek jembatan tersebut.
“Memang bangunan tersebut dibangun dan sudah ada fisiknya, namun secara moral Pemkot Surabaya maupun kontraktor harus bertanggungjawab tentang kualitas. Apakah sesuai dengan spek atau tidak,” ujar Samuel, Jumat (19/11/2021).
BACA JUGA: Politisi Partai Perindo Ambon Sesalkan Ratusan Guru Belum Terima Dana Tamsil
Menurutnya jika ditemukan dalam pembangunan jembatan senilai Rp1,161 miliar (data berdasarkan LPSE) tidak sesuai spek atau adanya mark-up maka itu disebut merugikan negara.
“Berarti Pemkot Surabaya tidak sensitif terhadap kemaslahatan masyarakat untuk apa itu dibangun,” ujarnya.
Samuel menambahkan jika proyek jembatan yang dibangun tersebut bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat berarti Pemkot Surabaya sudah punya rencana.
BACA JUGA: Untuk informasi dan keanggotaan, kunjungi http://bit.ly/MemberPartaiPerindo
Namun, bilamana pembangunan jembatan itu tidak ada manfaatnya untuk masyarakat maka perlu menjadi perhatian pihak-pihak terkait.
“Tapi kalau hanya sedikit-sedikit estetika semua bisa disiasati dengan baik. Lagian kan sarjana-sarjana estetika di Pemkot banyak pasti bisa berpikir seperti itu,” tegas Samuel.
Memorandum.id


